BUMN, Ekbis  

Pelindo Regional 2 Banten Uji Sandar Kapal di Pelabuhan Ciwandan, Perkuat Kesiapan Angkutan Mudik Lebaran 2026

CILEGON, WILIP.ID – Menyambut momentum arus mudik Lebaran 2026, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten mulai mematangkan kesiapan operasional di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pelaksanaan uji sandar kapal guna memastikan kelancaran layanan penyeberangan saat puncak arus mudik.

Uji sandar dilakukan terhadap KMP Amadea dan KMP Wira Qaila di Dermaga 05A Pelabuhan Ciwandan pada Selasa (3/3/2026) pukul 13.30 WIB. Kegiatan ini melibatkan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten serta sejumlah pemangku kepentingan terkait sebagai bagian dari rangkaian persiapan Angkutan Lebaran 1447 Hijriah.

General Manager PT Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, mengatakan bahwa uji sandar menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan teknis kapal sebelum dioperasikan secara penuh pada masa Angkutan Lebaran.

Menurutnya, proses pengujian ini tidak hanya memeriksa kemampuan kapal saat bersandar, tetapi juga memastikan seluruh perangkat pendukung operasional berfungsi secara optimal.

“Melalui uji sandar ini, kami ingin memastikan seluruh aspek keselamatan dan kesiapan operasional kapal benar-benar terpenuhi sebelum memasuki masa pelayanan angkutan Lebaran,” ujar Benny.

Pelabuhan Ciwandan sendiri direncanakan mulai beroperasi pada H-10 masa Angkutan Lebaran 2026, yakni pada 11 Maret 2026 pukul 15.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 15.00 WIB.

Pengoperasian tersebut mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan dan Penyeberangan selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Regulasi ini diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Direktorat Jenderal Bina Marga, serta Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia sebagai dasar pengaturan lalu lintas selama periode mudik.

Dalam skema operasional yang telah disiapkan, sebanyak 12 kapal penyeberangan akan melayani lintasan Ciwandan–Bakauheni dan Ciwandan–Wika Beton. Kehadiran jalur ini diharapkan mampu membantu mendistribusikan kendaraan pemudik sehingga arus kendaraan menuju pelabuhan penyeberangan dapat lebih terkelola.

Pelindo Regional 2 Banten juga terus memperkuat koordinasi lintas instansi guna memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai standar keselamatan dan prosedur operasional yang berlaku.

Benny menambahkan, sinergi antara operator pelabuhan, regulator, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Kami berharap melalui kesiapan ini, layanan penyeberangan selama musim mudik Lebaran dapat berjalan lebih lancar serta memberikan pengalaman perjalanan yang aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui berbagai langkah persiapan tersebut, Pelindo Regional 2 Banten menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan kepelabuhanan yang mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat pada momentum mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

 

(Pis/Red*)