CILEGON, WILIP.ID – Sejumlah pengurus Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Cilegon bertolak ke Yogyakarta untuk mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II HIPPI Tahun 2025, yang digelar pada Senin–Selasa, 10–11 November 2025.
Rakernas kali ini mengusung tema “Lawan Ketimpangan: Kedaulatan Ekonomi Pribumi dalam Rangka Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera.” Agenda nasional tersebut menjadi momentum penting bagi HIPPI untuk memperkuat peran pengusaha pribumi dalam membangun kemandirian ekonomi bangsa.
Ketua DPD HIPPI Kota Cilegon, Zia Ulhaq, mengatakan pihaknya mengirim enam orang delegasi untuk berpartisipasi aktif dalam forum tersebut. Menurutnya, Rakernas bukan hanya ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga wadah memperkuat visi dan strategi ekonomi berbasis potensi daerah.
“Kami membawa semangat dari Cilegon untuk ikut memperjuangkan kedaulatan ekonomi pribumi. HIPPI harus menjadi pelopor kebangkitan ekonomi lokal yang berdaya saing dan berkeadilan,” ujar Zia, Minggu (9/11/2025).
Ia menegaskan, tantangan dunia usaha saat ini semakin kompleks, terutama dalam menghadapi ketimpangan dan dominasi ekonomi oleh kelompok tertentu. Karena itu, kata Zia, pengusaha pribumi harus bersatu, menata strategi, jangan terkotak-kotak, agar bisa tumbuh kuat dan saling menopang dalam menghadapi persaingan global.
“Kita ingin pengusaha pribumi tidak hanya bertahan, tapi tumbuh dan menjadi tuan di negeri sendiri. Melalui Rakernas ini, kami berharap lahir rekomendasi nyata untuk memperkuat posisi pelaku usaha lokal di berbagai sektor,” tambahnya.
Selain membahas arah kebijakan ekonomi dan strategi pemberdayaan pengusaha daerah, Rakernas II HIPPI 2025 juga dijadwalkan menggelar diskusi tematik bersama tokoh nasional dan pelaku ekonomi strategis.
Zia menambahkan, HIPPI Cilegon akan memanfaatkan forum ini untuk menjalin kemitraan dan memperluas jaringan bisnis dengan daerah lain.
“Cilegon punya potensi besar, terutama di sektor industri dan jasa penunjang. Kami ingin potensi itu tidak hanya dinikmati korporasi besar, tapi juga menjadi ruang tumbuh bagi pengusaha pribumi lokal,” tutupnya.
Rakernas II HIPPI 2025 diharapkan menjadi ajang silaturahmi antar-pengurus daerah sekaligus momentum memperkuat solidaritas dan jaringan usaha di berbagai sektor strategis.
(Elisa/Red)















