Pesan Akademisi Al Khairiyah: “Pejabat, Jaga Lisanmu. Rakyat Tak Butuh Luka Tambahan”

Foto : Akademisi Al Khairiyah, Sayuti Zakariya, saat menyampaikan pernyataan sikap terkait pentingnya etika pejabat publik dan ajakan menjaga persatuan di tengah masyarakat.

CILEGON, WILIP.ID – Akademisi Al Khairiyah, Sayuti Zakariya, menyampaikan pesan tajam namun menyejukkan kepada para pejabat publik dan wakil rakyat. Ia meminta mereka untuk lebih berhati-hati dalam bersikap dan bertutur kata, mengingat setiap ucapan dan kebijakan bisa berdampak besar bagi masyarakat.

“Jaga sikapmu, jaga lisanmu. Jika tidak mampu berkata yang menyejukkan, lebih baik diamlah,” ujar Sayuti dalam pernyataannya, Minggu (31/8/2025).

Sayuti menekankan bahwa para pemangku kebijakan memikul amanah besar dari rakyat. Karenanya, mereka harus sadar bahwa setiap tindakan dan keputusan akan dinilai dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“‘Mulutmu adalah harimaumu.’ Jangan anggap sepele ucapan dan tindakan kecil, karena justru dari situlah kepercayaan rakyat bisa runtuh,” lanjutnya.

Ia juga menyinggung soal pentingnya empati dalam kepemimpinan. Menurutnya, rakyat menitipkan harapan kepada pejabat bukan untuk disakiti dengan ucapan yang menyinggung atau dibebani dengan kebijakan yang memperparah beban hidup.

Di sisi lain, Sayuti mengajak masyarakat untuk tetap bijak menyikapi dinamika sosial-politik yang terjadi. Ia mengingatkan agar rakyat tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga persatuan.

“Jangan biarkan emosi merusak persaudaraan kita. Hanya dengan ketenangan dan kesatuan, kita bisa menghadapi segala tantangan bersama,” tuturnya.

Pernyataan Sayuti tersebut menjadi refleksi penting di tengah suasana kebangsaan yang kerap diramaikan oleh kontroversi pernyataan tokoh publik. Ia berharap para pemimpin bisa lebih arif, sementara rakyat tetap tenang dan menjaga semangat persaudaraan.

 

(Elisa/Red*)