Pamuka  

Peserta Jamnas Cilegon Berangkat ke Cibubur, Erza: Gali Pengalaman Sebanyak-banyaknya

CILEGON, WILIP.ID — Sebanyak 32 anggota Pramuka Penggalang Kota Cilegon berangkat menuju Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta, untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026.

Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Cilegon itu dilepas dalam upacara yang digelar pada Selasa, 11 Agustus 2026. Mereka dijadwalkan mengikuti seluruh rangkaian Jamnas yang berlangsung pada 13-20 Agustus 2026.

Pelepasan kontingen dipimpin Asisten Daerah (Asda) I Pemerintah Kota Cilegon Mahmudin. Ia hadir mewakili Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Cilegon yang juga Wali Kota Cilegon.

Mahmudin berpesan agar para peserta tidak sekadar mengikuti kegiatan, tetapi juga menjaga sikap sebagai representasi Kota Cilegon.

“Jaga nama baik Kota Cilegon di event nasional tersebut dan ikuti seluruh kegiatan dengan baik,” ujar Mahmudin.

Kontingen Cilegon terdiri atas 16 Penggalang putra dan 16 Penggalang putri. Mereka akan didampingi delapan pembina pendamping, masing-masing empat pendamping putra dan empat pendamping putri.

Jamnas menjadi salah satu agenda terbesar Gerakan Pramuka yang mempertemukan anggota Pramuka Penggalang dari berbagai daerah di Indonesia. Forum lima tahunan ini bukan sekadar perkemahan, melainkan ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengasah keterampilan, kemandirian dan kedisiplinan.

Di tengah perjumpaan dengan peserta dari berbagai daerah, Jamnas juga membuka ruang bagi para Penggalang untuk membangun jejaring persahabatan dan belajar mengenal keberagaman Indonesia.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Cilegon, Erza Erdiansyah, meminta para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut semaksimal mungkin.

“Selamat berkegiatan di Jamnas, gali pengalaman yang banyak serta jaga kesehatan selama di sana,” kata Erza.

Menurut Erza, keberangkatan 32 Penggalang Cilegon bukan semata perjalanan mengikuti agenda nasional. Mereka membawa nama sekolah, keluarga, Gerakan Pramuka, sekaligus Kota Cilegon.

Karena itu, Erza mengingatkan peserta untuk menjaga kekompakan dan kedisiplinan selama berada di Cibubur.

“Jaga nama baik Cilegon, ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan tunjukkan karakter Pramuka yang disiplin, mandiri dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Pesan serupa datang dari para peserta. Ketua regu Penggalang putri Azka Kamila bersama ketua regu Penggalang putra Fandi Atmajaya mengaku antusias mengikuti Jamnas XII.

Bagi mereka, kesempatan tersebut memiliki arti tersendiri. Jamnas digelar lima tahun sekali sehingga tidak semua anggota Pramuka memperoleh kesempatan serupa.

Pengalaman yang dibawa pulang pun diharapkan lebih dari sekadar cerita tentang perkemahan. Interaksi dengan peserta dari berbagai daerah menjadi kesempatan untuk belajar mengenai kepemimpinan, kerja sama, kemandirian dan keberagaman.

Dari Cibubur, para Penggalang Cilegon diharapkan pulang bukan hanya dengan kenangan, tetapi juga dengan pengalaman yang dapat membentuk karakter mereka sebagai generasi muda.

Kini, 32 Penggalang Cilegon berangkat membawa satu misi: belajar sebanyak-banyaknya, membangun persahabatan seluas-luasnya, dan menjaga nama baik Kota Cilegon di panggung Jambore Nasional.

(Has/Red*)