CILEGON, WILIP.ID — Di tengah geliat pembangunan dan pertumbuhan industri yang kian pesat, masih banyak sudut-sudut masyarakat yang luput dari sorotan. Anak-anak yatim dhuafa menjadi salah satu kelompok yang membutuhkan perhatian lebih. Menjawab kebutuhan itu, Rumah Zakat Cilegon kembali menunjukkan peran sosialnya dengan menyalurkan 100 paket bingkisan kepada anak-anak yatim dhuafa.
Program berbagi ini dilaksanakan secara bertahap selama empat hari, mulai Kamis (22/4/2026) hingga Ahad (26/4/2026), menyasar sejumlah titik di wilayah Banten. Penyaluran dilakukan dengan pendekatan langsung ke komunitas, memastikan bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan.
Di Kecamatan Pontang, sebanyak 12 paket disalurkan di Pondok Pesantren Al-Birru, Kampung Kubang Bahad, Desa Kubang Puji. Sementara itu, 38 paket lainnya dibagikan di Kantor Rumah Zakat Cilegon. Adapun distribusi terbesar dilakukan di wilayah Cinangka, Kabupaten Serang, dengan 50 paket diserahkan kepada penerima manfaat di Masjid Jami Al Maghfiroh, Kampung Pasauran 1, Desa Umbul Tanjung.
Program Implementator Rumah Zakat Cilegon, Zaenudin, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar distribusi bantuan, melainkan upaya menghadirkan kebahagiaan di tengah keterbatasan.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami agar adik-adik yatim dhuafa tetap merasakan kebahagiaan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan amanahnya melalui Rumah Zakat,” ujar Zaenudin.
Respons positif datang dari masyarakat. Tokoh setempat, H. Kamzah, menyebut program ini sangat dirasakan manfaatnya, terutama bagi anak-anak yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
“Bantuan seperti ini bukan hanya meringankan beban, tapi juga memberi semangat bagi mereka. Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut,” katanya.
Di balik angka-angka distribusi, tersimpan cerita haru dari para penerima manfaat. Salah satunya Hilyatunisa, yang mengaku bahagia menerima bingkisan tersebut.
“Alhamdulillah, saya sangat senang. Terima kasih kepada Rumah Zakat dan para donatur, semoga dibalas kebaikannya,” tuturnya dengan wajah sumringah.
Langkah Rumah Zakat ini menjadi pengingat bahwa di tengah narasi besar pembangunan, sentuhan kemanusiaan tetap menjadi fondasi penting. Bantuan mungkin sederhana, namun dampaknya nyata—menumbuhkan harapan, menghadirkan senyum, dan menjaga asa anak-anak yatim dhuafa agar tetap menyala.
Ke depan, konsistensi program sosial semacam ini menjadi krusial. Bukan hanya sebagai aksi karitatif sesaat, tetapi sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengurangi kesenjangan dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
(Has/Red*)















