SMP Maula Hasanuddin Cilegon Gelar LDKS dan Pemilihan OSIS, Cetak Pemimpin Muda Berkarakter

CILEGON, WILIP.ID – SMP Maula Hasanuddin Cilegon menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) sekaligus pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Tahun Periode 2026/2027, Jumat (13/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter kepemimpinan peserta didik sejak dini.

Mengusung tema “Disiplin dan Bertanggung Jawab, Realisasi Pemuda Masa Kini, Menjadi Pemimpin Masa Depan”, kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pengurus OSIS dan siswa dari tiap kelas. Para peserta dibekali materi kepemimpinan, manajemen organisasi, serta nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab.

Pembina OSIS SMP Maula Hasanuddin, Pandu Dermawan, mengatakan bahwa LDKS bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang pembelajaran penting bagi siswa untuk memahami arti kepemimpinan yang sesungguhnya.

“Pemimpin itu bukan soal siapa yang paling menonjol, tapi siapa yang paling siap melayani. OSIS harus menjadi teladan, baik dalam sikap, kedisiplinan, maupun tanggung jawab,” ujar Pandu di sela kegiatan.

Menurutnya, generasi muda hari ini dituntut tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara emosional dan sosial. Melalui LDKS, siswa diharapkan mampu mengasah kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta pengambilan keputusan.

Sementara itu, Kepala SMP Maula Hasanuddin Cilegon, Rina Sepriyani, S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang terus diperkuat di lingkungan sekolah.

“LDKS dan pemilihan OSIS ini kami rancang sebagai media pembelajaran demokrasi sekaligus pembentukan jiwa kepemimpinan. Anak-anak belajar memilih dan dipilih secara sehat, jujur, dan bertanggung jawab,” kata Rina.

Ia menambahkan, kepengurusan OSIS bukan sekadar simbol jabatan, melainkan amanah untuk menjadi motor penggerak kegiatan positif di sekolah.

“Harapannya, dari proses ini lahir pemimpin-pemimpin kecil yang siap menghadapi tantangan masa depan, tidak hanya di sekolah, tapi juga di masyarakat,” ujarnya.

Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS berlangsung secara langsung dan terbuka, dengan mekanisme layaknya pemilu sederhana. Para kandidat menyampaikan visi dan misi di hadapan siswa, sebelum akhirnya dilakukan pemungutan suara.

Kegiatan LDKS ini pun menjadi momentum reflektif bahwa sekolah bukan hanya tempat transfer ilmu, tetapi juga ruang tumbuhnya karakter, integritas, dan kepemimpinan generasi penerus bangsa.

 

(Pis/Red*)