10 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon Jalani Asesmen Uji Kelayakan Jabatan

CILEGON, WILIP.ID – Sebanyak 10 pejabat eselon II atau setingkat kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mengikuti tahapan assessment uji kelayakan. Seleksi ini berlangsung di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Cilegon, Senin (15/9/2025).

Ketua Panitia Seleksi, Dr. Saiful Bahri, akademisi dari UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, menegaskan bahwa uji kelayakan ini wajib dilakukan sesuai amanat undang-undang. Proses ini menjadi bagian dari rotasi dan mutasi jabatan ASN untuk memastikan peningkatan karir yang terukur dan profesional.

“Integritas para pejabat eselon II harus diperhitungkan. Melalui asesmen ini, ide dan gagasan mereka disandingkan dengan visi-misi kepala daerah, yaitu wali kota dan wakil wali kota Cilegon,” kata Saiful saat ditemui di lokasi seleksi.

Dalam asesmen tersebut, para pejabat diuji dengan puluhan pertanyaan dari tim penguji. Materi meliputi kepemimpinan, tata kelola, inovasi, serta keselarasan program dengan arah pembangunan daerah.

Adapun daftar 10 pejabat eselon II yang mengikuti seleksi adalah:

1. Achmad Jubaedi – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan

2. Agus Ubaidillah – Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Setda

3. Agus Zulkarnain – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian

4. Ahmad Aziz Setia Ade Putera – Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda

5. Andriyanti – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan

6. Bambang Hario Bintan – Staf Ahli Bidang Sosial, SDM, dan Kemasyarakatan Setda

7. Damanhuri – Kepala Dinas Sosial

8. Dana Sujaksani – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah

9. Dendi Rudiatna – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

10. Didin Supriatna Maulana – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah

 

Saiful menegaskan, posisi kepala dinas merupakan kepanjangan tangan kepala daerah. Karena itu, seluruh pejabat yang lolos seleksi diharapkan mampu menjalankan program pemerintah seirama dengan visi dan janji politik wali kota.

“Hasil penilaian sudah kami rekap dan akan diplenokan pada 18 September 2025. Selanjutnya akan kami serahkan kepada wali kota untuk ditindaklanjuti,” pungkas Saiful.

(Yan/Red*)