CILEGON, WILIP.ID — Sidang Senat Terbuka Wisuda Diploma dan Sarjana Universitas Al-Khairiyah ke-V digelar dengan penuh khidmat di Gedung Serbaguna Al Khairiyah, Rabu (3/12/2025). Ratusan wisudawan bersama keluarga hadir untuk merayakan momen kelulusan yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik mereka.
Acara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Cilegon H. Fajar Hadi Prabowo, jajaran TNI–Polri, Dr. Lukman S.T., M.Hum., Rektor Dr. Rafiuddin, serta para pimpinan fakultas dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah. Kehadiran para orang tua turut menambah suasana haru dan hangat sepanjang prosesi wisuda.
Momentum wisuda ini menjadi istimewa karena data yang disampaikan Rektor Universitas Al-Khairiyah, Dr. Rafiuddin, menunjukkan capaian signifikan: dari 330 wisudawan yang lulus tahun ini, 200 di antaranya sudah bekerja di berbagai sektor.
Angka tersebut menjadi indikator meningkatnya daya serap lulusan Al-Khairiyah di dunia industri dan lembaga profesional.
“Dari 330 lulusan, 200 telah bekerja. Lainnya masih dalam proses mencari pekerjaan sesuai bidang keahliannya,” ujar Rafiuddin.
Ia menegaskan bahwa fase setelah wisuda adalah awal dari proses pembelajaran di dunia nyata.
“Kita semua akan diuji, dan dari situlah pelajaran itu muncul. Dekatkan diri dengan ilmu pengetahuan, belajarlah terus, dan bekerjalah dengan gigih.”
Ketua PB Al-Khairiyah, KH. Ali Mujahidin, memberikan pesan moral kepada para lulusan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga hubungan spiritual dan memperdalam ilmu pengetahuan sebagai bekal hidup.
“Jagalah Allah, berbaktilah kepada orang tua. Jika ingin hidup nikmat, perdalamlah ilmu pengetahuan. Kerja keraslah dalam mencari ilmu,” tuturnya.
Ia berharap para sarjana mampu membawa kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.
Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, mengapresiasi peran kampus dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi dunia kerja. Ia meminta para sarjana menjaga nama baik almamater dan mampu mengarahkan perkembangan teknologi, bukan menjadi korban perubahan.
“Jangan sampai teknologi yang mengubah arah hidup kalian. Kalianlah yang harus mengarahkannya. Pastikan teknologi dan AI berguna untuk kemanusiaan.”
Dengan tingkat serapan kerja yang tinggi—200 dari 330 lulusan—wisuda ke-V Universitas Al-Khairiyah menjadi penanda positif bagi mutu akademik dan kesiapan lulusan menghadapi persaingan global. Para pemimpin kampus dan daerah berharap sarjana Al-Khairiyah tampil sebagai generasi produktif, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat.
(Pis/Red*)















