Berita  

Ketua DPRD Cilegon Dorong Sinergitas dengan Industri untuk Tingkatkan Investasi

CILEGON, WILIP.ID— Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Cilegon Isro Miraj, menegaskan pentingnya membangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan industri untuk mendorong peningkatan investasi di Kota Cilegon.

Sebagai salah satu kota industri terbesar di Indonesia, Cilegon memiliki potensi besar untuk terus menarik investasi, terutama di sektor baja, petrokimia, dan energi. Namun, Ketua DPRD menyatakan bahwa sinergitas antara pemerintah, DPRD, dan sektor swasta harus lebih ditingkatkan agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pelaku industri sangat penting untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat mendorong lebih banyak investor masuk ke Cilegon, yang pada akhirnya akan meningkatkan lapangan pekerjaan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Isro, Kamis 18 Juli 2024.

Isro juga menyoroti perlunya perbaikan infrastruktur dan penyederhanaan regulasi yang dapat memudahkan proses investasi. “Kita harus memastikan bahwa regulasi yang ada tidak menghambat investasi, tetapi justru mendukung pertumbuhan ekonomi. Selain itu, infrastruktur yang baik akan menjadi daya tarik utama bagi para investor,” tambahnya.

Ia juga mengajak para pelaku industri untuk berkontribusi lebih dalam program-program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang dapat memberikan dampak langsung pada masyarakat Cilegon. “Kami berharap industri tidak hanya berfokus pada keuntungan semata, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup warga lokal melalui program-program CSR yang berkelanjutan,” tegasnya.

Selain itu, beliau menekankan pentingnya dialog yang berkelanjutan antara pemerintah dan industri, guna memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil dapat mendukung pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

“Dengan dialog dan kerja sama yang baik, kita dapat menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kepentingan masyarakat, dan pelestarian lingkungan,” jelasnya.