HAORNAS ke-42 di Cilegon: Semangat Persatuan, Penghargaan Atlet, hingga Ajakan Bangun Budaya Olahraga

CILEGON, WILIP.ID – Pemerintah Kota Cilegon memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-42 dengan upacara, pemberian penghargaan, dan olahraga bersama seluruh ASN di Lapangan Pemkot Cilegon, Jum’at (12/9/2025).

Sekda Kota Cilegon, Maman Mauludin, menyebut HAORNAS bukan sekadar peringatan rutin, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali semangat kebangsaan.
“Tahun ini terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan 80 tahun Kemerdekaan RI. Nilai persatuan, keberanian, dan pengorbanan yang kita kenal dalam sejarah bangsa, juga hidup dalam olahraga: kerja keras, disiplin, sportivitas, dan solidaritas,” kata Maman.

Maman menekankan, tema HAORNAS 2025 “Olahraga Satukan Kita” mengandung pesan mendalam. Menurutnya, olahraga bukan hanya soal prestasi, tapi juga tentang memperkokoh persatuan.
“Sportivitas, menghormati lawan, dan menerima hasil dengan lapang dada adalah nilai yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Seperti dalam olahraga, kemenangan terbesar bukan hanya saat mengangkat piala, tetapi ketika kita mampu saling menghargai dan melihat perbedaan sebagai kekuatan,” ujarnya.

Tak hanya bicara nilai, Maman juga mendorong langkah nyata membangun budaya olahraga di masyarakat. Ia menegaskan pentingnya olahraga pendidikan sejak dini, akses ruang publik yang lebih luas, serta pembinaan atlet berbasis sport science.

Atlet Cilegon Berprestasi Diganjar Penghargaan

Peringatan HAORNAS di Cilegon tahun ini dirangkaikan dengan pemberian penghargaan bagi atlet berprestasi. Nama-nama seperti Ulham Bayu Dirgantara (emas Ju Jitsu), Lexy Ratita (perunggu Kejurnas Layar), dan Alfaiz Husnur Firdaus (perak Dayung di Jakarta Open) ikut menerima penghargaan.

Secara total, 20 penghargaan diberikan kepada atlet perorangan maupun tim. Sementara itu, menurut Kadisporapar Kota Cilegon Sakri Jasiman, secara keseluruhan terdapat 54 atlet berprestasi yang diapresiasi dengan periode penilaian Januari–Agustus 2025.
“Harapan kami, penghargaan ini bisa jadi pemicu semangat bagi atlet lain. Ke depan, Cilegon harus terus melahirkan atlet berprestasi, bukan hanya di tingkat provinsi atau nasional, tapi juga internasional,” jelas Sakri.

(Elisa/Red*)