Figur Muda dan Berjejaring Kuat, Aflahul Aziz Diusung Nahkodai Karang Taruna Cilegon

CILEGON, WILIP.ID – Dukungan demi dukungan terus mengalir ke satu nama: Aflahul Aziz, politisi muda yang kini duduk di kursi DPRD Kota Cilegon. Kali ini, sorotan datang dari kalangan pemuda. Mereka menaruh harapan besar agar Aziz — begitu ia akrab disapa — maju sebagai Ketua Karang Taruna Kota Cilegon.

Tak berlebihan. Di mata sejumlah tokoh pemuda, Aziz bukan hanya representasi generasi muda yang melek isu sosial, tapi juga figur yang terbukti punya rekam jejak di berbagai lini pemberdayaan masyarakat. Ia tumbuh dari akar rumput Karang Taruna—berawal dari kelurahan, merambah ke kecamatan, dan kini bersiap menakhodai kepengurusan di tingkat kota.

“Dia bukan orang baru bagi kami. Sudah lama kami lihat kontribusinya, bukan hanya hadir di acara seremonial, tapi juga terjun langsung dalam program lingkungan, sosial, dan pemberdayaan,” ujar Alawi, mantan Sekretaris Karang Taruna Kelurahan Kubangsari (2019–2022), dalam siaran pers yang diterima wilip.id, Sabtu malam (18/10/2025).

Menurut Alawi, kehadiran Aziz membawa harapan akan wajah baru Karang Taruna Cilegon. Sosoknya dinilai mampu menjawab tantangan zaman: organisasi yang adaptif, kreatif, dan bukan hanya sibuk membagikan proposal.

Dari Aktivis ke Legislator, Kini Siap Kawal Pemuda

Jejak Aziz memang tak bisa dipisahkan dari dunia kepemudaan. Jauh sebelum masuk parlemen, ia dikenal aktif mendorong berbagai kegiatan sosial berbasis komunitas. Program bersih pantai, pelatihan kewirausahaan, hingga advokasi pendidikan informal pernah ia inisiasi bersama warga muda di Cilegon.

Kini, dengan posisinya sebagai anggota dewan, ia membawa perspektif baru tentang bagaimana Karang Taruna bisa berperan lebih besar dalam pembangunan kota. Bukan sekadar organisasi pendamping bansos, melainkan sebagai mitra strategis pemerintah dalam membentuk ekosistem pemuda yang mandiri dan berdaya.

“Karang Taruna bukan hanya soal kegiatan sosial. Ini soal pengabdian. Soal menciptakan ruang kolaborasi yang konkret dan inklusif,” ujar Aziz saat dikonfirmasi wilip.id, Minggu malam, 19 Oktober 2025.

Ia mengaku terharu dengan dukungan yang mengalir, namun menegaskan bahwa keputusannya bukan semata soal jabatan, melainkan soal panggilan untuk membenahi dan memajukan organisasi.

“Saya ingin Karang Taruna jadi rumah besar bagi semua pemuda, bukan hanya segelintir elit,” tegasnya.

Bursa Ketua Mulai Menghangat, Aziz Diunggulkan

Pemilihan Ketua Karang Taruna Kota Cilegon dijadwalkan digelar dalam waktu dekat. Meski belum resmi mencalonkan diri, nama Aflahul Aziz sudah ramai diperbincangkan sebagai kandidat kuat yang berpeluang besar menang.

Di sejumlah forum internal, ia disebut sebagai figur pemersatu dengan modal pengalaman, jaringan, dan legitimasi yang kuat. Banyak yang percaya, Karang Taruna di bawah Aziz akan lebih progresif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Kini, tinggal menunggu langkah resmi dari Aziz. Apakah ia siap menanggalkan kenyamanan sebagai legislator untuk kembali turun ke gelanggang organisasi akar rumput?

Yang pasti, publik pemuda Cilegon kini tengah menanti: akankah Karang Taruna punya kapten baru yang bukan sekadar hadir, tapi juga menggerakkan?

 

(Elisa/Red*)