CILEGON, WILIP.ID — Suasana internal Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Cilegon yang tengah diterpa dinamika organisasi mendapat respons dari GP Ansor Kota Cilegon. Ketua GP Ansor, Moh Muachir, menyampaikan dukungan penuh sekaligus ajakan agar pemuda tak larut dalam polemik yang tidak produktif.
Muachir menegaskan, pemuda harus kembali pada substansi gerakan: karya, kolaborasi, dan pembangunan. Ia menilai perbedaan pendapat wajar, namun tidak boleh berubah menjadi konflik yang menghambat agenda besar kepemudaan di Cilegon.
“KNPI adalah rumah bagi semua pemuda Kota Cilegon. Jangan sampai perbedaan internal berubah menjadi ajang adu opini yang memecah belah. Yang terpenting sekarang adalah kerja nyata untuk kepentingan pemuda dan masyarakat,” kata Muachir, Selasa (9/12/2025).
Dalam pernyataannya, Muachir juga mengapresiasi sikap terbuka KNPI Kota Cilegon terhadap masukan organisasi kepemudaan lainnya. Ia menilai proses pleno yang kini berada di bawah koordinasi KNPI Provinsi Banten menunjukkan komitmen untuk menjaga jalur komunikasi tetap terbuka.
“KNPI sudah menunjukkan itikad baik. Semua aspirasi tetap bisa disampaikan melalui mekanisme provinsi. Tidak ada alasan untuk memperkeruh keadaan,” lanjutnya.
Muachir menekankan pentingnya kembali pada semangat kolaborasi, terutama dalam program-program prioritas seperti kemandirian ekonomi pemuda, pengembangan keterampilan, dan kegiatan sosial berbasis komunitas.
“Pemuda tidak boleh terseret isu sesaat. Kita harus bersatu, fokus, dan ikut membangun Cilegon menjadi lebih baik,” ujarnya.
Pernyataan GP Ansor ini disebut sebagai angin penyejuk di tengah tensi dinamika kepemudaan. Dukungan dari organisasi besar berbasis kader dan masyarakat seperti Ansor juga memberi sinyal bahwa KNPI Kota Cilegon masih memiliki legitimasi kuat di mata banyak elemen pemuda.
(Elisa/Red*)















