Ahmad Aflahul Azis: Karang Taruna Bukan Underbow, Kami Mitra Strategis Pemerintah

0-0x0-0-0#

CILEGON, WILIP.ID – Ketua Karang Taruna Kota Cilegon Ahmad Aflahul Azis menegaskan posisi organisasinya sebagai mitra strategis pemerintah, bukan organisasi yang berada di bawah kendali kekuasaan atau underbow politik.

Menurut Azis, Karang Taruna memiliki peran penting dalam menjembatani kepentingan pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam bidang sosial dan pemberdayaan pemuda. Karena itu, hubungan kemitraan dengan pemerintah harus ditempatkan secara proporsional.

“Karang Taruna adalah mitra pemerintah, bukan underbow. Kami tentu mendukung program-program pemerintah yang berpihak pada masyarakat. Namun jika ada program yang tidak selaras dengan kebutuhan masyarakat atau tidak sesuai dengan janji kepada publik, Karang Taruna juga memiliki hak untuk mengingatkan,” ujar Azis, Rabu malam (11/3/2026).

Ia menilai, kemitraan yang sehat justru lahir dari hubungan yang saling menguatkan sekaligus saling mengingatkan. Dalam posisi tersebut, Karang Taruna dapat berperan sebagai kekuatan sosial yang membantu pemerintah menjalankan program, sekaligus menjadi saluran aspirasi masyarakat.

Di sisi lain, Azis menyebutkan bahwa fokus utama organisasi dalam waktu dekat adalah memperkuat konsolidasi internal. Langkah awal yang dilakukan yakni menyusun formatur kepengurusan Karang Taruna Kota Cilegon pasca proses pemilihan.

Penyusunan struktur kepengurusan tersebut ditargetkan rampung pada awal April 2026. Setelah itu, dokumen kepengurusan akan diajukan ke Karang Taruna Provinsi Banten untuk memperoleh rekomendasi sebelum ditetapkan oleh pengurus nasional.

“Langkah terdekat kami adalah konsolidasi dan menyusun formatur kepengurusan. Setelah selesai, kepengurusan akan diajukan ke tingkat provinsi untuk direkomendasikan ke pengurus nasional,” kata Azis.

Ia menjelaskan, mekanisme tersebut mengikuti ketentuan organisasi yang mengatur bahwa penetapan kepengurusan Karang Taruna di tingkat kabupaten/kota dilakukan oleh pengurus nasional setelah melalui proses verifikasi dan rekomendasi dari tingkat provinsi.

Azis berharap, setelah proses administrasi dan legalitas organisasi selesai, Karang Taruna Kota Cilegon dapat segera bergerak menjalankan berbagai program sosial serta pemberdayaan generasi muda di daerah.

“Karang Taruna harus kembali menjadi ruang bagi pemuda untuk berkontribusi. Tidak hanya hadir dalam kegiatan sosial, tetapi juga menjadi wadah aspirasi generasi muda sekaligus mitra pemerintah dalam menjawab persoalan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan yang digelar di Kecamatan Cilegon tersebut, turut hadir para ketua Karang Taruna kecamatan se-Kota Cilegon, di antaranya dari Kecamatan Ciwandan, Citangkil, Jombang, Cibeber, dan Cilegon. Pertemuan itu menjadi momentum awal memperkuat komunikasi organisasi sekaligus menyiapkan langkah konsolidasi ke depan.

 

(Has/Red*)