CILEGON, WILIP.ID – Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti pelaksanaan Haflah Akhirussanah siswa-siswi kelas akhir MI Al-Khairiyah Lebak Kelapa Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan yang menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan tingkat Madrasah Ibtidaiyah tersebut berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan dihadiri dewan guru, orang tua siswa, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan.
Momentum pelepasan peserta didik ini tidak sekadar menjadi seremoni kelulusan, melainkan juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan pendidikan yang telah ditempuh para siswa selama enam tahun. Di tengah berbagai tantangan dunia pendidikan saat ini, keberhasilan melahirkan generasi muda yang berilmu dan berakhlak menjadi capaian yang patut diapresiasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD Al-Khairiyah Kota Cilegon, Wildan Mujahidin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh tenaga pendidik yang selama ini telah berperan membimbing dan membentuk karakter peserta didik hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dasar mereka.
Menurut Wildan, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik semata, tetapi juga dari kemampuan melahirkan generasi yang memiliki integritas moral, kecerdasan spiritual, dan kepedulian sosial.
“Kami berharap seluruh lulusan MI Al-Khairiyah Lebak Kelapa dapat menjadi generasi yang muflihun, yaitu generasi yang beruntung, sukses, berilmu, beriman, dan mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” ujar Wildan.
Ia menegaskan bahwa tantangan masa depan menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan adaptif tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan akhlakul karimah yang menjadi fondasi utama pendidikan Al-Khairiyah.
Sementara itu, Kepala MI Al-Khairiyah Lebak Kelapa, Qurotul Aini, S.Ag., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya Haflah Akhirussanah tahun ini. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya para orang tua siswa, yang selama ini telah memberikan dukungan terhadap proses pendidikan di lingkungan madrasah.
Menurutnya, keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan merupakan hasil kolaborasi antara madrasah, keluarga, dan masyarakat yang secara bersama-sama berkontribusi dalam membentuk karakter serta meningkatkan kualitas pembelajaran.
Acara semakin semarak dengan berbagai penampilan kreatif siswa yang menampilkan bakat dan kemampuan mereka di bidang seni, keagamaan, serta keterampilan lainnya. Selain itu, madrasah juga memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras selama menempuh pendidikan.
Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi pelepasan 57 siswa-siswi kelas akhir. Prosesi tersebut menjadi momen emosional yang sarat makna, tidak hanya bagi para siswa, tetapi juga bagi orang tua dan para guru yang selama ini mendampingi perjalanan pendidikan mereka.
Lebih dari sekadar perpisahan, Haflah Akhirussanah menjadi simbol keberhasilan sebuah proses pendidikan yang bertujuan melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul, religius, dan berdaya saing. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara madrasah, keluarga, dan masyarakat dalam mewujudkan visi besar Al-Khairiyah untuk mencetak sumber daya manusia yang berilmu, beriman, serta berakhlakul karimah.
Melalui momentum ini, MI Al-Khairiyah Lebak Kelapa kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai keislaman yang kuat sebagai bekal menghadapi masa depan.
(Has/Red*)















