Viral Jadi Korban Begal, Mang Sub Kini Punya Rumah Layak Huni; Kunjungan H. Rahmatullah Jadi Bukti Kepedulian

CILEGON, WILIP.ID – Tak ada yang pernah menginginkan musibah datang dalam hidup. Namun bagi Subhi, atau yang akrab disapa Mang Sub, peristiwa menjadi korban begal justru membuka tabir kehidupan yang selama ini ia pendam seorang diri.

Sepeda motor yang menjadi penopang aktivitasnya raib dibawa pelaku. Tetapi di balik kabar kehilangan itu, publik justru dibuat lebih pilu ketika mengetahui kenyataan yang selama ini tersembunyi. Mang Sub tinggal seorang diri di rumah yang nyaris roboh. Atap bocor, dinding rapuh, dan bangunan yang lapuk menjadi saksi perjuangannya bertahan hidup setiap hari.

Ironisnya, kondisi itu sudah lama ia jalani dalam diam. Tak banyak yang mengetahui, hingga musibah pembegalan membuat kisah hidupnya menjadi viral dan menyentuh hati banyak orang.

Sejak saat itu, satu per satu uluran tangan mulai berdatangan. Pemerintah, Baznas, aparatur wilayah, warga, hingga para dermawan bergotong royong membangun kembali rumah Mang Sub. Rumah yang dulu hampir ambruk, kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang aman dan layak huni.

Di tengah kebahagiaan itu, Anggota DPRD Kota Cilegon Fraksi PAN, H. Rahmatullah, datang langsung menemui Mang Sub. Bukan sekadar berkunjung, tetapi memastikan bahwa pria yang sempat menjadi sorotan publik itu benar-benar mulai bangkit dari keterpurukan.

“Alhamdulillah, saya bersyukur melihat Pak Sub sudah sehat dan rumahnya kini jauh lebih layak. Semoga beliau tetap kuat menjalani hidup,” ujar Rahmatullah, Minggu 2 Agustus 2026.

Tak hanya memberikan semangat, Rahmatullah juga menyerahkan bantuan kebutuhan pokok sebagai bentuk kepedulian. Menurutnya, bantuan yang diberikan mungkin tidak besar, tetapi diharapkan dapat meringankan beban hidup Mang Sub.

Sementara itu, Ketua RW 03 Kubang Welingi, Saeful, mengungkapkan bahwa kondisi rumah Mang Sub memang sudah lama memprihatinkan. Namun karena sifatnya yang pendiam, tak banyak warga mengetahui kesulitan yang ia hadapi.

“Setelah kasus begal itu viral, masyarakat baru tahu bagaimana kondisi beliau sebenarnya. Dari situlah bantuan mulai berdatangan,” ungkap Saeful.

Kisah Mang Sub menjadi pengingat bahwa di balik sebuah musibah, terkadang tersimpan jalan menuju harapan. Peristiwa yang semula menghadirkan duka, justru menggerakkan banyak hati untuk saling peduli.

Kini, di rumah sederhana yang telah berdiri lebih kokoh, Mang Sub tak hanya memiliki tempat berteduh, tetapi juga secercah harapan baru. Sebuah bukti bahwa kepedulian yang tulus masih hidup di tengah masyarakat, dan mampu mengubah air mata menjadi senyum penuh harapan.

(Has/Red*)