Camat Ciwandan Sebut LKBB Bukan Sekadar Baris-Berbaris, Ini Alasannya

CILEGON, WILIP.ID – Sebanyak 41 peserta mengikuti Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) Korsatwil Ciwandan Festival 2026 yang digelar di lingkungan Al-Khairiyah, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Minggu (1/11/2026).

Peserta dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Lebak dan Pandeglang, unjuk kemampuan dalam kompetisi yang menguji kedisiplinan, kekompakan, ketepatan gerakan, serta kerja sama tim.

Kegiatan yang digagas Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Korsatwil Ciwandan tersebut mendapat dukungan Camat Ciwandan, Agus Aryadi. Festival ini menjadi salah satu ruang pembinaan generasi muda melalui kegiatan positif yang mengedepankan karakter dan kedisiplinan.

Camat Ciwandan, Agus Aryadi, mengapresiasi inisiatif PPI Korsatwil Ciwandan yang mampu mempertemukan peserta dari berbagai wilayah dan jenjang pendidikan.

Menurutnya, LKBB bukan sekadar perlombaan untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana melatih mental, membangun kedisiplinan, serta menanamkan tanggung jawab kepada generasi muda.

“Ini merupakan momen yang luar biasa. PPI Korsatwil Ciwandan memiliki komitmen untuk mengembangkan dan membangun generasi muda yang disiplin. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan ini,” ujar Agus.

Ia menilai, keikutsertaan peserta dari luar Kota Cilegon menjadi nilai positif tersendiri. Selain menguji kemampuan, kompetisi tersebut membuka ruang silaturahmi dan pertukaran pengalaman antarpeserta.

Agus berharap LKBB Korsatwil Ciwandan Festival dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi wadah pembinaan generasi muda.

“Ini menjadi ajang bagi generasi muda untuk menerapkan disiplin yang tinggi dalam rangka membangun negeri,” katanya.

Dalam kompetisi tersebut, panitia menetapkan tiga sekolah sebagai juara umum berdasarkan jenjang pendidikan.

Untuk tingkat SD, juara umum diraih Uswatun Hasanah Cilegon. Tingkat SMP diraih SMPN 5 Kota Serang, sedangkan tingkat SMA diraih peserta dari Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Ada cerita menarik dari perjuangan peserta asal Kabupaten Lebak. Mereka menempuh perjalanan menuju Kota Cilegon menggunakan kereta api untuk mengikuti kompetisi tersebut.

Usai mengikuti perlombaan, para peserta kembali ke daerah asal dengan menggunakan moda transportasi yang sama.

Perjalanan tersebut menjadi gambaran antusiasme peserta dalam mengikuti festival. Jarak antardaerah tidak menyurutkan semangat mereka untuk berkompetisi dan membawa nama baik sekolah masing-masing.

Agus juga menyampaikan apresiasi kepada panitia serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap festival serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembinaan kepemudaan di Kecamatan Ciwandan.

Melalui LKBB Korsatwil Ciwandan Festival 2026, PPI Korsatwil Ciwandan berupaya menghadirkan ruang kompetisi sekaligus pembelajaran bagi generasi muda. Sebab, kedisiplinan, kepemimpinan, sportivitas, dan kerja sama bukan hanya dibutuhkan saat berada dalam barisan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

(Has/Red*)