Cilegon Memanas: Wali Kota Panggil Ketua Karang Taruna Sore ini, Ada Apa di Balik Silaturahmi?

CILEGON, WILIP.ID — Suhu politik di lingkaran pemuda Kota Cilegon mulai menghangat. Menjelang pemilihan Ketua Karang Taruna Kota Cilegon periode 2025–2030, Wali Kota Cilegon Robinsar dikabarkan akan memanggil delapan Ketua Karang Taruna tingkat kecamatan. Agenda itu disebut-sebut berlangsung sore ini, Kamis (6/11/2025), di kantor Wali Kota.

Pemanggilan itu memicu spekulasi liar. Di lapangan, muncul isu bahwa Wali Kota Robinsar tengah mengusung salah satu calon untuk menakhodai organisasi sosial terbesar di kota industri baja tersebut. Langkah ini dianggap sebagian kalangan sebagai upaya “mengamankan” barisan pemuda jelang masa politik mendatang.

Dua pekan sebelumnya, Temu Karya Karang Taruna (TKKT) yang semestinya menjadi forum demokrasi pemuda diadakan di Hawai Resort, Anyer. Namun, acara itu mendadak dibatalkan setelah situasi internal memanas dan muncul potensi keributan antarpendukung calon.

Kini, pemanggilan para ketua kecamatan oleh wali kota menimbulkan tanda tanya baru.

Apakah ini sekadar silaturahmi atau manuver politik halus menjelang pemilihan ulang?

Ketua Karang Taruna Kecamatan Citangkil, Bung Herman, mengonfirmasi agenda tersebut.

“Betul, kami diarahkan oleh Ketua Caretaker untuk silaturahmi dengan Pak Wali Kota dalam rangka persiapan waktu TKKT. Katanya untuk mendengarkan arahan-arahan agar acara nanti berjalan lancar,” ujarnya saat dihubungi.

Namun Herman sendiri tak menampik adanya aroma ketidakpastian.

“Kami juga belum tahu apa maksud dan tujuannya kami dipanggil. Apakah hanya silaturahmi, atau ada hal lain, wallahu ‘alam. Kami hanya mengikuti arahan dari Ketua Caretaker dan hasil rapat SC, OC, dan delapan Ketua Kecamatan semalam,” pungkasnya.

Di tengah dinamika ini, publik menunggu: apakah Karang Taruna Cilegon akan benar-benar memilih pemimpin yang lahir dari aspirasi pemuda, atau sekadar melanjutkan tradisi “restu dari atas”?

 

(Has/Red*)