CILEGON,WILIP.ID – Gubernur Banten Andra Soni mengajak Pengurus Besar (PB) Al-Khairiyah memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.
Ajakan tersebut disampaikan Andra Soni menyampaikan sambutannya dalam acara Muktamar XI Al-Khairiyah 2026 di Aula Gedung Brigjen KH Syam’un Al-Khairiyah, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Jumat (16/10/2026).
Andra Soni mengatakan, Al-Khairiyah memiliki sejarah panjang dalam pengembangan pendidikan di Banten dan Indonesia.
Organisasi tersebut didirikan oleh pahlawan nasional asal Banten, Brigjen KH Syam’un, yang sejak awal menaruh perhatian besar terhadap pendidikan.
“Pemerintah Provinsi Banten berharap seluruh keluarga besar dan lembaga pendidikan Al-Khairiyah menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pendidikan di Provinsi Banten,” kata Andra Soni.
Ia menjelaskan, Pemprov Banten terus mengembangkan pembangunan unit sekolah baru serta menjalankan program sekolah gratis bagi siswa SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) swasta. Program tersebut juga diperluas untuk menjangkau madrasah aliyah pada 2026.
Pada tahun ajaran 2026/2027, program sekolah gratis tersebut menjangkau 752 sekolah dengan 59.697 siswa sebagai penerima manfaat. Biaya pendidikan mereka ditanggung Pemprov Banten hingga lulus.
Selain itu, orang nomor satu di Banten itu menyampaikan bahwa Banten mendapat dukungan berbagai program pendidikan nasional, termasuk Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Ia mengajak Al-Khairiyah berperan aktif mendukung pemerataan pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan, melalui penguatan kualitas lembaga pendidikan dan kerja sama berkelanjutan dengan pemerintah.
“Saya mengajak seluruh keluarga besar Al-Khairiyah untuk terus memperkuat kualitas pendidikan, sebagaimana visi besar KH Brigjen Syam’un dalam membawa kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui sektor pendidikan,” ujarnya.
Andra Soni berharap Muktamar XI Al-Khairiyah menghasilkan keputusan strategis dan program kerja yang mampu memperkuat organisasi, memberikan kemaslahatan bagi umat, serta membawa manfaat bagi masyarakat luas.
“Pemerintah Provinsi Banten optimistis Muktamar XI Al-Khairiyah melahirkan gagasan besar, program kerja sinergis, dan agenda pengabdian yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” katanya.
(Red*)















