Ihsan Amrullah: “Ukhuwah Tak Bisa Diwariskan, Tapi Harus Dijaga dan Diperjuangkan”

Foto : Kepala Bidang Pertanian dan Kelautan, Ihsan Abdullah, mengapresiasi kekompakan alumni dan menekankan pentingnya menjaga ukhuwah dan silaturahmi.

CILEGON, WILIP.ID – Kepala Bidang Pertanian dan Kelautan PB Al Khairiyah, Ihsan Amrullah, memberikan pernyataan yang menyentuh dan sarat makna dalam acara reuni dan haul alumni Madrasah Al-Khairiyah Banu Al-Qomar. Ia mengaku kagum terhadap semangat kekompakan para alumni yang hadir dan terlibat langsung dalam mendukung jalannya acara, baik secara materiil maupun emosional.

“Ini saya kagum banget. Gimana caranya orang sebanyak ini bisa kompak, bersatu dalam tenda yang sama. Sebegitu besar keinginan kalian untuk bertemu, mengenang masa-masa indah itu. Ini reuni paling luar biasa yang saya jalani. Mungkin akan saya tiru saat reuni ke depan,” ungkap Ihsan dengan penuh kekaguman pada Sabtu, 19 Juli 2025.

Tak hanya memuji suasana, Ihsan yang juga mewakili Ketua Umum PB Al-Khairiyah, menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh alumni. Ia mengajak semua pihak untuk terus mengingat jasa para pendiri dan tokoh terdahulu, serta menjadikan semangat mereka sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari.

“Jagalah dan kembangkan hubungan ini untuk kepentingan bersama. Semangat para pendahulu harus kita rawat dan jadikan teladan,” tegasnya.

Lebih jauh, Ihsan mengajak alumni tidak sekadar menjadikan acara reuni sebagai ajang nostalgia, tapi juga sebagai momen refleksi untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan sosial. Haul yang digelar bersamaan, menurutnya, harus dimaknai lebih dalam sebagai pengingat akan pentingnya mengambil pelajaran dari generasi sebelumnya.

“Mari kita ambil nilai positif dari acara ini dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Pernyataan yang paling mengena disampaikan Ihsan saat menyinggung pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi sebagai nilai yang tidak bisa diwariskan, melainkan harus diperjuangkan secara sadar dan konsisten.

“Kalau harta bisa dicari, jabatan bisa dipindah. Tapi kalau urusan iman dan ukhuwah, itu tidak bisa diwariskan. Oleh karena itu, mari kita jaga hubungan dengan orang-orang yang selalu menjaga ukhuwah Islamiyah dan jaga tali silaturahmi,” tutup Ihsan dengan nada dalam.

Pernyataan Ihsan menjadi sorotan banyak peserta, bukan hanya karena dikemas secara lugas dan menyentuh, tetapi juga karena mencerminkan nilai inti dari sebuah komunitas alumni: solidaritas, penghargaan terhadap sejarah, dan komitmen menjaga hubungan lintas generasi.

 

(Elisa/Red*)