CILEGON, WILIP.ID — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Majelis Ilmu Al Khairiyah kembali menegaskan eksistensinya sebagai pusat dakwah dan penguatan intelektual mahasiswa. Momentum itu ditandai lewat peringatan Milad ke-3 yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Kamis (29/1/2026), di Pendopo Al Khairiyah, Citangkil, Kota Cilegon.
Mengusung tema “Meneladani Perjalanan Isra Mi’raj: Mengukuhkan Ilmu sebagai Jembatan Menuju Ketinggian Iman”, kegiatan ini menjadi ruang refleksi bahwa ilmu pengetahuan bukan sekadar alat berpikir, tetapi juga jalan spiritual yang mengantarkan manusia pada kualitas iman yang lebih tinggi.
Ketua UKM Majelis Ilmu Al Khairiyah, Alimulloh, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan tiga tahun organisasi yang ia pimpin. Ia menegaskan bahwa milad ini bukan sekadar seremoni, melainkan penanda komitmen keberlanjutan dakwah kampus.
“Alhamdulillah, Majelis Ilmu telah memasuki usia yang ketiga dan bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Semoga Majelis Ilmu tidak berhenti di sini, tetapi terus berjalan hingga yaumil akhir,” ujarnya.
Menurut Alimulloh, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan bahwa UKM Majelis Ilmu Al Khairiyah tetap aktif, hidup, dan konsisten sebagai wadah pengembangan keagamaan mahasiswa di bawah naungan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Khairiyah.
Tak hanya itu, Majelis Ilmu juga telah memiliki program unggulan berupa pengajian rutin mingguan. Untuk jamaah laki-laki dilaksanakan setiap malam Rabu, sementara jamaah perempuan mengikuti pengajian setiap hari Rabu.
“Kami ingin Majelis Ilmu ini bukan sekadar nama, tetapi benar-benar memberi manfaat, menumbuhkan kesadaran beragama, dan membentuk karakter mahasiswa,” tegasnya.
Saat ini, UKM Majelis Ilmu Al Khairiyah diperkuat oleh 12 pengurus aktif yang secara konsisten menggerakkan berbagai kegiatan dakwah dan keilmuan. Semangat kolektif inilah yang menjadi modal utama dalam menjaga kesinambungan organisasi.
Acara tersebut juga dihadiri berbagai tokoh penting dan elemen kampus, seperti Abah Amin Sibromalisi, Pimpinan Pondok Pesantren Al Khairiyah KH. Alwiyan, Pembina Majelis Ilmu Sayuti Zakaria, Ketua DPD Al Khairiyah Kota Cilegon Ustadz Hambasi, serta Wakil Ketua II STIT Al Khairiyah Hj. Nadratul Uyun. Hadir pula Ustadz Roisudin, M.Pd sebagai penceramah, bersama mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan STIT Al Khairiyah.
Hj. Nadratul Uyun menegaskan bahwa keberadaan UKM Majelis Ilmu merupakan aset penting bagi kampus.
“Semoga Majelis Ilmu semakin istiqomah, mengajak lebih banyak mahasiswa untuk terlibat. Di usia yang ketiga ini, harapan kami Majelis Ilmu semakin melangit, penuh berkah, dan menjadi sumber ilmu serta syiar Islam di lingkungan Al Khairiyah,” tuturnya.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat, hangat, dan penuh kekeluargaan. Lebih dari sekadar perayaan, milad ini menjadi titik penguatan peran UKM Majelis Ilmu sebagai pusat pembinaan iman, akhlak, dan intelektualitas mahasiswa.
Di tengah tantangan zaman dan arus globalisasi, kehadiran Majelis Ilmu Al Khairiyah menjadi bukti bahwa dakwah kampus tetap memiliki ruang strategis dalam membangun generasi muda yang berilmu, beriman, dan berakhlak.
(Pis/Red*)















