Operasi Katarak Gratis TMMD Cilegon Diserbu Warga, 50 Pasien Terlayani

CILEGON, WILIP.ID – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang digelar Kodim 0623/Cilegon kembali menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, kegiatan sosial di bidang kesehatan juga menjadi perhatian utama.

Kali ini, Kodim 0623/Cilegon bekerja sama dengan Klinik Utama Mata Saruni dan Baznas Kota Cilegon menggelar operasi katarak gratis bagi warga kurang mampu, Selasa (12/5/2026).

Kurang lebih sebanyak 50 warga mengikuti operasi katarak secara cuma-cuma. Program ini disambut antusias masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan kesehatan mata karena faktor biaya.

Kasdim 0623/Cilegon Mayor Infanteri Subandi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian TMMD ke-128 yang bertujuan membantu masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

“Pada kegiatan hari ini dilaksanakan operasi mata katarak hasil kerja sama Kodim 0623 Cilegon bersama Klinik Utama Mata Saruni dan Baznas Kota Cilegon. Kurang lebih ada 50 warga yang mengikuti operasi secara gratis,” katanya.

Subandi juga meminta masyarakat tidak takut menjalani operasi katarak. Menurutnya, prosedur operasi saat ini sudah modern, cepat, dan aman dilakukan.

“Kami sampaikan kepada masyarakat jangan takut melaksanakan operasi katarak. Operasi sekarang tidak seperti yang dibayangkan. Prosesnya cepat dan aman, hanya diberikan tindakan medis dan selesai,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kodim 0623/Cilegon mengapresiasi seluruh pihak yang ikut mendukung terselenggaranya kegiatan sosial tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Klinik Utama Mata Saruni dan Baznas Kota Cilegon yang selalu membantu Kodim 0623 Cilegon dalam kegiatan sosial kemanusiaan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Cilegon, Fajri Ali mengatakan pihaknya menyiapkan anggaran sekitar Rp125 juta untuk membantu pelaksanaan operasi katarak bagi 50 pasien.

“Untuk satu pasien, Baznas membantu sekitar Rp2,5 juta. Total anggaran yang kami siapkan kurang lebih Rp125 juta untuk 50 pasien,” ucapnya.

Menurut Fajri, program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat Cilegon yang membutuhkan layanan kesehatan mata, khususnya warga kurang mampu.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah menitipkan zakatnya melalui Baznas sehingga dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” imbuhnya.

Salah seorang pasien operasi katarak, Dede Ayip, warga Gerem, Kota Cilegon, mengaku bersyukur bisa mengikuti operasi gratis tersebut.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Baznas dan Kodim 0623 Cilegon. Kegiatan sosial seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

(Has/Red*)