CILEGON, WILIP.ID – PT. Krakatau Steel, yang tengah menghadapi tantangan berat, dinilai perlu melakukan pembenahan menyeluruh, terutama dalam aspek pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), untuk memulihkan kondisi perusahaan.
Pemerhati PT. Krakatau Steel, James makapedua, dalam wawancara pada Senin, 6 Januari 2025, menekankan pentingnya pengelolaan SDM yang efektif untuk memastikan keberlanjutan perusahaan.
Ia menyebutkan sejumlah masalah struktural yang perlu segera diperbaiki, termasuk keberadaan direksi yang dinilai sudah tidak relevan lagi.
“Ada beberapa direksi yang usianya sudah di atas 56 tahun. Sebagai pemimpin, seharusnya mereka sudah pensiun, namun masih menduduki posisi strategis. Jika sudah saatnya pensiun, sebaiknya memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk menggantikan peran mereka,” kata Bang James sapaan akrab James makapedua.
Selain itu, Bang James juga mengungkapkan dugaan adanya praktik monopoli yang melibatkan sejumlah kontraktor yang telah menguasai proyek-proyek besar di Krakatau Steel selama bertahun-tahun. Menurutnya, meskipun ada banyak kesalahan dalam sistem yang ada, perusahaan ini tetap berjalan tanpa pembaruan yang signifikan.
“PT. Krakatau Steel membutuhkan pembenahan yang menyeluruh, baik dari dalam maupun luar perusahaan. SDM yang profesional dan berintegritas adalah kunci utama untuk memulihkan kondisi perusahaan,” tegasnya.
Bang James juga menyoroti masalah keuangan perusahaan, yang saat ini memiliki utang jauh lebih besar dibandingkan aset yang dimiliki.
Ia menilai, salah satu penyebabnya adalah lemahnya pengelolaan SDM yang memicu adanya dugaan praktik korupsi dan suap di dalam perusahaan.
“Dugaan Korupsi dan suap banyak terjadi karena kurangnya pengelolaan SDM yang baik. Hal ini harus segera diatasi agar perusahaan tidak terjerumus lebih dalam,” tambah Bang James.
Ia berharap bahwa pimpinan baru yang saat ini memimpin Krakatau Steel dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk mengembalikan kejayaan perusahaan.
“Saya berharap ada perubahan yang nyata untuk memulihkan Krakatau Steel,” tutupnya.







