SERANG, WILIP.ID- Ketua Syarikat Islam Provinsi Banten, KH. Hafidin, menyerukan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Pernyataan ini disampaikan dengan tujuan agar proyek tersebut mempertimbangkan hak hidup rakyat banyak dan tetap menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
KH. Hafidin menegaskan bahwa evaluasi terhadap PSN PIK 2 penting untuk memastikan bahwa proyek ini tidak mengorbankan kepentingan rakyat kecil demi keuntungan segelintir pihak. Ia mengingatkan janji kampanye Presiden Prabowo Subianto, yang berkomitmen untuk berjuang demi kepentingan rakyat kecil dan bangsa Indonesia, bahkan siap mati demi tegaknya keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
“Proyek PIK 2 harus dikaji ulang, apakah benar memberikan manfaat yang signifikan bagi rakyat kecil atau justru merugikan mereka. Kita harus memastikan bahwa pembangunan ini tetap sejalan dengan semangat menjaga kedaulatan bangsa dan kepentingan rakyat banyak,” ujar KH. Hafidin, Rabu 11 Desember 2024.
Lebih lanjut, KH. Hafidin juga meminta pemerintah agar lebih sensitif terhadap dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang ditimbulkan oleh proyek-proyek besar seperti PIK 2. Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya berpihak pada pemilik modal, tetapi harus mengutamakan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
Pernyataan ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pemerintah baru dalam menyusun kebijakan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada rakyat kecil. KH. Hafidin menegaskan akan terus menyuarakan aspirasi rakyat agar pemerintahan tetap berjalan sesuai amanat konstitusi dan nilai-nilai keadilan sosial.
“Presiden Prabowo Subianto sendiri, dalam beberapa kesempatan, menegaskan komitmennya untuk berdiri di atas kepentingan rakyat kecil dan menjaga kedaulatan bangsa, ” kata KH. Hafidin.















