CILEGON, WILIP.ID – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Suhendi, mengimbau warga untuk segera melapor jika terjadi bencana alam, seperti banjir, longsor, atau angin kencang. Laporan bisa langsung disampaikan melalui nomor darurat BPBD: 0254 7870720.
“Nomor itu aktif 24 jam. Kami minta masyarakat segera menghubungi jika melihat atau mengalami kejadian bencana, agar bisa cepat kami tangani,” ujar Suhendi saat dihubungi jurnalis Wilip.id pada Minggu malam, 29 Juni 2025.
Selain lewat telepon, masyarakat juga bisa melaporkan kejadian melalui grup WhatsApp info kebencanaan atau melalui radio komunikasi yang terhubung dengan Posko BPBD. Semua laporan, kata Suhendi, akan segera ditindaklanjuti oleh petugas yang sudah siaga di lapangan.
Suhendi menjelaskan bahwa meski seharusnya sudah masuk musim kemarau, curah hujan masih tinggi di wilayah Cilegon. Karena itu, BPBD tetap menerapkan status siaga dan memperkuat koordinasi dengan kelurahan, Tagana, relawan Destana, hingga perangkat RT/RW.
“Semua personel siaga 24 jam. Peralatan dan armada juga sudah disiapkan, tinggal digerakkan jika ada laporan masuk,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan beberapa wilayah yang tergolong rawan banjir seperti Cibeber, Jombang, Grogol, Pulomerak, dan Ciwandan, serta seluruh wilayah Cilegon yang berisiko terdampak angin kencang.
BPBD mengingatkan warga untuk mengikuti informasi terbaru dari BMKG melalui situs resmi cuaca.bmkg.go.id, serta tidak ragu menghubungi nomor darurat jika melihat potensi bahaya.
“Lebih baik lapor cepat meskipun terlihat kecil, daripada terlambat dan berakibat fatal,” tutup Suhendi.
(Elisa/Red*)















