CILEGON, WILIP.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mulai bersiap menghadapi penilaian mandiri Kabupaten/Kota Pangan Aman 2025. Langkah awal dimulai dengan kunjungan tim dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Serang ke kantor Pemkot Cilegon, Rabu (6/8/2025). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Maman Mauludin.
Maman menegaskan, penilaian ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sejauh mana keamanan pangan di Kota Cilegon telah dijaga dan dikembangkan. “Penilaian mandiri ini akan berlangsung sampai 30 September 2025. Kita juga akan lanjutkan dengan rapat koordinasi bersama OPD terkait, insya Allah pada 19 Agustus mendatang,” kata Maman dalam pertemuan di Ruang Rapat Asda Kota Cilegon.
Ia juga optimistis bahwa jajaran perangkat daerah (OPD) Cilegon sudah siap, baik dari sisi regulasi, verifikasi hingga monitoring lapangan. “Kami yakin bahwa semua sudah sesuai jalur. Tinggal kita kawal bersama sampai proses ini selesai. Pengumuman hasilnya nanti akan disampaikan pada Desember,” ujar Maman.
BPOM: Cilegon Didorong Mandiri Jaga Keamanan Pangan
Dari pihak BPOM, Ketua Tim Informasi dan Komunikasi (PIN) Saka POM Daerah Banten, Rhatih Eka Sasongko, menyebutkan bahwa program Kabupaten/Kota Pangan Aman adalah bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang serius membangun sistem keamanan pangan secara mandiri dan berkelanjutan.
“Tujuan dari program ini adalah mendorong daerah untuk menyusun dokumen pengawasan, berinovasi dalam pembangunan pangan, melaksanakan program secara efektif dan efisien, serta meningkatkan daya saing UMKM di sektor pangan,” jelas Rhatih.
Dalam pelaksanaannya, kata Rhatih, ada lima aspek utama yang menjadi indikator penilaian, yakni:
1. Penerapan NSPK (Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria),
2. Perencanaan sistem keamanan pangan daerah,
3. Pelaksanaan program menuju Kota Pangan Aman,
4. Pelaporan kegiatan dan capaian, serta
5. Inovasi daerah dan rekam jejak penghargaan.
Penilaian mandiri ini sendiri berlangsung mulai Juli hingga September 2025.
(Elisa/Red*)















