SERANG, WILIP.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten resmi menyelesaikan konflik dualisme kepengurusan di tubuh PWI Kota Tangerang Selatan. Lewat musyawarah yang digelar Senin (20/10/2025) di Sekretariat PWI Banten, Kota Serang, kedua pihak yang berseteru akhirnya sepakat bersatu.
Musyawarah berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 16.30 WIB dalam suasana kondusif dan penuh semangat rekonsiliasi. Agenda ini menjadi tindak lanjut dari Surat Keputusan PWI Pusat Nomor 009-PGS/PP-PWI/LXXIX/X/2025 yang mengesahkan kepengurusan PWI Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Rian Nopandra (Ketua) dan Fahdi Khalid (Sekretaris).
Diketahui, PWI Kota Tangerang Selatan sebelumnya mengalami dualisme kepemimpinan antara Ahmad Eko Nursanto dan Edy Riyadi. Ketegangan ini akhirnya cair setelah kedua tokoh hadir langsung dalam forum musyawarah yang difasilitasi oleh PWI Banten.
Hasilnya, disepakati bahwa Ahmad Eko akan menjabat sebagai Ketua dan Edy Riyadi sebagai Sekretaris PWI Kota Tangerang Selatan. Penetapan ini dilakukan dengan mengacu pada PD/PRT PWI serta SK dari PWI Pusat, dan disetujui kedua belah pihak secara mufakat.
“Ini bukan soal siapa menang atau kalah. Ini soal kebersamaan dan marwah organisasi,” kata Ketua PWI Banten, Rian Nopandra, dalam pernyataannya usai rapat.
Rapat tersebut juga dimediasi oleh jajaran pengurus PWI Provinsi Banten, termasuk Wakil Ketua Bidang Organisasi Teguh Akbar Idham dan Dewan Kehormatan Media Sucahya.
Sebagai langkah lanjut, kedua pihak diberikan waktu maksimal tujuh hari untuk menyusun struktur kepengurusan baru yang inklusif dan representatif dari kedua kubu. Komposisi tersebut nantinya akan disahkan secara resmi oleh PWI Provinsi Banten.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari komitmen PWI Banten dalam menyelesaikan persoalan internal organisasi di tingkat daerah, sekaligus memperkuat soliditas wartawan di bawah naungan PWI.
(Elisa/Red*)















