Isro Miraj: Orang Hebat Harus Membaca dan Menulis

CILEGON, WILIP.ID – Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Miraj mengajak masyarakat turut meningkatkan kemapuan literasi. Salah satu kunci kesuksesan ketika memiliki pondasi wawasan dan daya pikir kritis melihat berbagai persoalan.

“Dalam dunia ini, tidak ada kehebatan tanpa fondasi kuat dari dua hal penting: membaca dan menulis. Membaca adalah jendela pengetahuan, memperluas wawasan, sementara menulis adalah cara mengartikulasikan ide dan berbagi pemikiran,” kata Isro Miraj dalam Talk Show Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat Kota Cilegon di Kejari Kota Cilegon, Senin 4 Desember 2023.

Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat untuk Cilegon Maju, Modern dan Martabat menjadi tema talkshow usai peresmian Pojok Literasi Digital di Kejaksaan. Selain Isro, pembicara lainnya adalah Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional RI Drs. Abdullah, Duta Baca Indonesia Gola Gong, dan Akademisi Untirta Prof. Fatah Sulaeman.

Dijelaskan Isro, membaca dan menulis saling melengkapi, menciptakan fondasi bagi kehebatan seseorang. Orang hebat bukanlah hasil kebetulan, melainkan dedikasi untuk terus belajar dan berbagi melalui kata-kata yang tercipta di atas lembaran kertas.

“Dalam dunia yang terus berkembang, membaca berperan sebagai pintu gerbang pengetahuan. Melalui buku, artikel, dan berbagai sumber tulisan lainnya, seseorang dapat meraih pemahaman mendalam tentang berbagai topik. Membaca memperluas cakrawala dan membuka pintu menuju ide-ide baru,” ungkap Isro.

Di sisi lain, menulis memainkan peran penting dalam mengartikulasikan pemikiran dan ide-ide yang terkumpul. Dengan menulis, seseorang mampu mengorganisir ide-ide kompleks menjadi kata-kata yang dapat dipahami oleh orang lain. Proses menulis bukan hanya tentang komunikasi, tetapi juga pemahaman yang lebih baik terhadap diri sendiri.

“Jadi, mari teruskan perjalanan menuju kehebatan dengan membuka buku, menjelajahi kata-kata, dan menulis cerita kita sendiri. Karena pada akhirnya, tidak ada kehebatan tanpa fondasi yang kokoh dari membaca dan menulis,” kata Isro.

Sementara itu Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional RI Drs. Abdullah juga menyampaikan saat ini Perpusnas berperan aktif mendukung pembangunan berkelanjutan berdasarkan hak asasi manusia dan kesetaraan untuk mendorong pembangunan sosial, ekonomi dan lingkungan hidup atau Sustainable Development Goals (SDGs).

“Kami memiliki target dengan tingkat gemar membaca (TGM) 71,3 tinggi, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) target 2024 mencapai 15,” ungkapnya.

Sebagai salah satu upaya penguatan budaya literasi, Perpustakaan Nasional bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Cilegon dan Kejaksaan Negeri Kota Cilegon menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat untuk Kesejahteraan dengan tema Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat untuk Cilegon Maju, Modern & Martabat.

(Red*)