SERANG, WILIP.ID – Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PKS, Haji Mansur, menyampaikan apresiasi atas kiprah Pondok Pesantren Fajrul Karim yang berada di wilayah Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Menurutnya, keberadaan pesantren tersebut menjadi salah satu aset penting bagi dunia pendidikan di Provinsi Banten.
Haji Mansur menilai, Pondok Pesantren Fajrul Karim tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga berkontribusi besar dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang membawa nama baik Banten.
“Kami merasa bangga dengan keberadaan Pondok Pesantren Fajrul Karim di Kabupaten Serang. Ini merupakan aset bagi Provinsi Banten karena kontribusinya dalam dunia pendidikan sudah sangat luar biasa,” ujarnya, Minggu 24 Mei 2026.
Ia mengatakan, banyak santri lulusan Fajrul Karim yang berhasil menjadi tahfiz Al-Qur’an dan memberikan dampak positif di tengah masyarakat. Karena itu, keberadaan pesantren berbasis pendidikan keagamaan dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.
“Banyak penghafal Al-Qur’an lahir dari sini. Sebagai masyarakat Banten sekaligus wakil rakyat di DPRD Provinsi Banten, saya sangat mengapresiasi dan bangga terhadap Fajrul Karim,” katanya.
Terkait dukungan pemerintah terhadap lembaga pendidikan, Haji Mansur menjelaskan bahwa terdapat sejumlah program yang dapat dimanfaatkan sesuai kewenangan masing-masing pemerintah daerah. Ia menyebut, pendidikan tingkat SD dan SMP menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota, sedangkan SMA dan SMK berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.
Menurutnya, program sekolah gratis yang saat ini dijalankan Pemerintah Provinsi Banten dapat diakses oleh seluruh lembaga pendidikan, termasuk pesantren yang memenuhi ketentuan.
“Di Provinsi Banten sendiri, Pak Gubernur sudah memiliki program sekolah gratis. Saya kira program ini bisa diakses oleh seluruh lembaga pendidikan, termasuk Fajrul Karim,” ungkapnya.
Selain program pendidikan gratis, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat juga disebut memiliki berbagai program pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, mulai dari pembangunan ruang kelas baru hingga fasilitas penunjang lainnya.
“Saya kira banyak program pemerintah, baik dari kabupaten, provinsi maupun pusat, yang bisa diakses lembaga pendidikan, termasuk Pondok Pesantren Fajrul Karim ini,” tutupnya.
(Has/Red)















