CILEGON, WILIP.ID – Sepekan menjelang Hari Jadi ke-26 Kota Cilegon, suasana berbeda menyergap jalan-jalan utama kota baja itu. Ribuan aparatur sipil negara (ASN) turun langsung ke jalan, bukan untuk berunjuk rasa, melainkan membawa sapu, karung sampah, dan alat kebersihan lainnya. Mereka berbondong-bondong membersihkan lingkungan kota, dari menyapu trotoar hingga menata taman.
“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap kebersihan lingkungan, sekaligus menyambut hari jadi Kota Cilegon,” ujar Sabri, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon, di sela kegiatan, Jumat pagi. “Dengan semangat gotong royong, seluruh ASN dikerahkan turun ke jalan.”
Tak hanya menyapu dan mengumpulkan sampah, para ASN juga mempercantik area publik—mulai dari mengecat ulang pot bunga, merapikan taman, hingga memperbaiki fasilitas umum. Sabri menegaskan, aksi bersih-bersih ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota Cilegon, Robinsar dan Wakilnya, Fajar.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, Sabri berharap gerakan ini menjadi contoh nyata bagi masyarakat. “Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin memulai dari diri sendiri sebagai pelayan publik,” katanya.
Aksi bersih-bersih ini rencananya tak berhenti di sini. Dengan persetujuan wali kota, kegiatan serupa akan digelar di sekitar Masjid Agung Nurul Iklas, sebagai bagian dari upaya mewujudkan kota yang bersih, asri, dan nyaman.
(Red*)















