Cilegon Expo 2026 Dibuka, Robinsar Dorong UMKM Naik Kelas di Momen HUT ke-27

CILEGON, WILIP.ID — Gemerlap lampu dan riuh tepuk tangan warga menyatu di Alun-Alun Kota Cilegon, Jumat malam, 24 April 2026. Di tengah atmosfer perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27, Wali Kota Cilegon, Robinsar, resmi membuka Cilegon Expo 2026—sebuah panggung besar yang bukan sekadar hiburan, tapi juga etalase kekuatan ekonomi lokal.

Dengan gaya santai namun penuh makna, Robinsar menyapa warga yang memadati lokasi. “Selamat malam sedulur semua, bagaimana kabarnya?” sapanya, disambut sorak hangat. Ia mengaku bersyukur atas antusiasme masyarakat yang hadir merayakan hari jadi kota industri tersebut.

Namun lebih dari sekadar seremoni, Robinsar menegaskan bahwa usia 27 tahun bukan lagi fase meraba arah. Menurutnya, ini adalah titik pijak menuju lompatan kemajuan. “Ini usia yang cukup dewasa. Saatnya Cilegon melesat, menggapai kesuksesan, dan memastikan kesejahteraan masyarakatnya semakin merata,” ujarnya.

Nada optimisme itu tak berdiri sendiri. Pemerintah Kota Cilegon, kata dia, membuka ruang selebar-lebarnya bagi kritik dan masukan publik. Dalam pandangannya, pembangunan kota tak bisa berjalan satu arah. “Kota ini milik kita bersama. Pemerintah tanpa masyarakat bukan apa-apa. Dukungan, doa, bahkan kritik—semua itu energi untuk kami bekerja lebih baik,” tegasnya.

Cilegon Expo 2026 pun diposisikan bukan sekadar pesta rakyat. Di balik panggung hiburan yang akan diisi musisi seperti Ebiet G. Ade dan Denny Caknan, tersimpan misi ekonomi yang lebih besar: mengangkat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar naik kelas.

“Event seperti ini punya multiplier effect. Perputaran ekonomi terjadi, pelaku UMKM bergerak, dan peluang usaha terbuka,” kata Robinsar. Ia bahkan memastikan ke depan, skala kegiatan serupa akan terus diperluas untuk memperkuat fondasi ekonomi lokal.

Di tengah keramaian, harapan sederhana datang dari warga. Rena Budiarti, salah satu pengunjung, menyuarakan optimisme terhadap kepemimpinan kota. Ia berharap Cilegon bisa melangkah lebih baik di bawah kepemimpinan saat ini.

Cilegon Expo 2026 pada akhirnya menjadi lebih dari sekadar perayaan tahunan. Ia adalah simbol kolaborasi—antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha—yang jika dijaga konsistensinya, bisa menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi kota. Di usia ke-27, Cilegon tampaknya tak lagi hanya ingin merayakan, tapi juga berbenah dan melaju.

(Has/ADV*)