CILEGON, WILIP.ID – Seratus hari pertama pemerintahan Wali Kota Cilegon Robinsar dan Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo mulai menunjukkan arah. Meski keduanya tergolong wajah baru dalam pemerintahan dan dunia politik, beberapa program dasar telah berjalan.
Peningkatan life skill, layanan pendidikan dan kesehatan, pembangunan jalan, perbaikan pasar, hingga penanganan banjir dan rencana percepatan pelabuhan Warnasari menjadi deretan pekerjaan rumah yang mulai disentuh.
Langkah-langkah tersebut memang belum bersifat menyeluruh, namun bisa dibaca sebagai sinyal keseriusan. Dalam kondisi defisit anggaran dan tekanan efisiensi nasional, gerak cepat alias *gercep* Robinsar–Fajar terasa mencolok. Setidaknya, ada upaya menghadirkan solusi kongkret atas kebutuhan dasar warga.
Sebagai partai pengusung, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Cilegon memberi apresiasi atas capaian ini.
“Mereka menunjukkan inovasi, kreativitas, dan terobosan yang bisa langsung dirasakan masyarakat. Ini bukan sekadar program jangka pendek, tapi bagian dari fondasi lima tahun ke depan,” ujar Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Cilegon, M. Ibrohim Aswadi, Rabu (23 April 2025)
Ibrohim juga menekankan pentingnya partisipasi publik. Menurutnya, keberhasilan program tak cukup ditopang oleh kepala daerah, tapi mesti ditopang oleh kolaborasi antara pemangku kepentingan dan masyarakat.
“Masukan, saran, bahkan kritik konstruktif adalah bahan bakar utama untuk membangun Cilegon yang juara,” katanya.
Seratus hari memang bukan waktu cukup untuk menilai pemerintahan secara utuh. Namun, dari langkah awal ini, warga Cilegon bisa mulai menakar arah dan energi dari pemimpinnya.
(Red*)















