CILEGON, WILIP.ID – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, layanan perjalanan Commuter Line tujuan Merak akan mengalami penyesuaian. Selama periode angkutan Lebaran, perjalanan kereta hanya akan dilayani sampai Stasiun Cilegon dan tidak melanjutkan perjalanan hingga Stasiun Merak.
Kebijakan tersebut berlaku mulai 13 hingga 20 Maret 2026 sebagai bagian dari strategi pengaturan mobilitas penumpang dan kendaraan di kawasan menuju Pelabuhan Merak yang setiap tahun menjadi titik krusial arus mudik lintas Pulau Jawa–Sumatera.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa pembatasan perjalanan ini dilakukan untuk mendukung kelancaran rekayasa lalu lintas menuju kawasan pelabuhan.
“Pengguna Commuter Line yang hendak menuju Stasiun Merak nantinya akan dialihkan menggunakan moda transportasi lanjutan dari Stasiun Cilegon secara gratis,” kata Karina dalam keterangan resminya.
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari skema pengendalian kepadatan kendaraan yang biasanya memuncak di jalur menuju Pelabuhan Merak saat arus mudik Lebaran. Dengan pengalihan tersebut, diharapkan pergerakan kendaraan maupun penumpang di sekitar pelabuhan dapat lebih tertata.
Kebijakan pembatasan perjalanan ini sejatinya bukan hal baru. Pada periode mudik Lebaran tahun-tahun sebelumnya, pola serupa juga diterapkan sebagai upaya mengurai potensi kemacetan yang kerap terjadi di jalur akses menuju pelabuhan penyeberangan utama antara Jawa dan Sumatera tersebut.
Sebagaimana diketahui, Pelabuhan Merak menjadi gerbang utama penyeberangan menuju Pelabuhan Bakauheni di Lampung. Pada masa mudik Lebaran, jutaan pemudik dari berbagai daerah di Pulau Jawa memanfaatkan jalur ini untuk kembali ke kampung halaman di Sumatera.
Dengan adanya penyesuaian layanan ini, masyarakat yang menggunakan Commuter Line diimbau untuk menyesuaikan rencana perjalanan mereka. Penumpang yang hendak menuju Merak disarankan turun di Stasiun Cilegon dan melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi lanjutan yang telah disiapkan.
Langkah antisipatif tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran mobilitas selama periode angkutan Lebaran sekaligus memastikan perjalanan pemudik tetap aman dan nyaman.
Sumber: @inforangkasbitung















