SERANG, WILIP.ID — Pemerintah Provinsi Banten menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan prestasi olahraga melalui penguatan peran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Banten, Dr. H. Ahmad Syaukani, M.Si, saat membuka Rapat Kerja Provinsi (RAKERPROV) KONI Banten Tahun 2026.
Kegiatan yang digelar di Ledian Hotel, Kota Serang, Kamis (12/3/2026) tersebut menjadi momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan pembinaan olahraga prestasi di Banten ke depan.
Dalam arahannya, Ahmad Syaukani menekankan bahwa KONI memiliki peran vital sebagai mitra pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan serta strategi pembinaan atlet. Menurutnya, keberhasilan pembangunan olahraga tidak hanya ditentukan oleh program semata, tetapi juga oleh perencanaan yang matang, pembinaan yang terarah, serta kolaborasi yang solid.
“Perencanaan yang baik, pembinaan yang berkelanjutan, dan sinergi antara pemerintah daerah, KONI, serta seluruh pengurus cabang olahraga menjadi kunci utama dalam meningkatkan prestasi olahraga di Provinsi Banten,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tahun 2026 akan menjadi fase penting bagi Banten dengan digelarnya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kota Tangerang Selatan. Ajang tersebut diharapkan menjadi wadah lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional, khususnya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Tak hanya fokus pada pembinaan atlet, Banten juga tengah mempersiapkan diri untuk panggung yang lebih besar. Ahmad Syaukani mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Banten bersama KONI Banten telah resmi mendaftarkan diri sebagai calon tuan rumah PON XXIII tahun 2032, berpasangan dengan Provinsi Lampung.
“Ini adalah peluang besar sekaligus tantangan. Kami membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh pihak untuk menunjukkan kesiapan Banten sebagai tuan rumah PON,” katanya.
Ia menambahkan, kesiapan tersebut tidak hanya mencakup pembangunan dan peningkatan sarana prasarana olahraga, tetapi juga harus diimbangi dengan kesiapan prestasi atlet sebagai wajah utama daerah di kancah nasional.
Menutup arahannya, Ahmad Syaukani berharap RAKERPROV KONI Banten 2026 mampu melahirkan program-program strategis yang konkret dan berkelanjutan.
“Melalui forum ini, kami berharap lahir langkah-langkah nyata yang semakin memperkuat pembinaan olahraga prestasi di Provinsi Banten,” pungkasnya.
(Has/Adv*)















