RUPS LB Krakatau Steel, Saatnya Putra Daerah Cilegon-Banten Diberi Ruang

CILEGON, WILIP.ID — Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Krakatau Steel yang rencananya digelar akhir Agustus 2026 mendatang menjadi sorotan.

Forum pemegang saham tersebut dinilai bukan hanya menjadi agenda pergantian atau pengisian jajaran direksi. RUPS LB juga dinilai menjadi momentum untuk membuka kesempatan lebih luas bagi sumber daya manusia (SDM) terbaik asal Cilegon dan Banten untuk ikut bersaing menduduki posisi strategis di tubuh PT Krakatau Steel.

Tokoh muda Cilegon-Banten, M. Ibrohim Aswadi, mengatakan keberadaan PT Krakatau Steel memiliki arti penting bagi Cilegon dan Banten.

Menurutnya, perusahaan baja tersebut bukan sekadar perusahaan besar yang berdiri di Kota Cilegon. Krakatau Steel merupakan bagian dari sejarah industrialisasi Indonesia sekaligus memiliki hubungan erat dengan perkembangan Cilegon sebagai kota industri.

“Sudah saatnya talenta lokal yang memiliki kompetensi, integritas, pengalaman, rekam jejak dan kapasitas profesional diberikan kesempatan untuk ikut menentukan arah dan masa depan Krakatau Steel,” kata Ibrohim.

Ibrohim menegaskan, harapan agar SDM Cilegon-Banten mendapat ruang di jajaran strategis perusahaan bukan berarti meminta jabatan hanya karena faktor asal daerah.

Sebaliknya, ia meminta proses seleksi dilakukan secara profesional dan mengedepankan prinsip meritokrasi.

Menurutnya, banyak putra-putri Cilegon-Banten yang memiliki pengalaman dan kapasitas mumpuni. Bahkan, secara grade, kompetensi dan rekam jejak profesional, mereka dinilai layak untuk menduduki posisi strategis hingga jajaran Board of Directors (BoD) PT Krakatau Steel.

“Ini bukan soal meminta jabatan karena kami orang Cilegon. Kalau memang kompetensinya memenuhi standar, berikan kesempatan yang sama untuk berkompetisi,” ujarnya.

Ia menilai ukuran utama dalam menentukan jajaran direksi harus tetap pada kompetensi, integritas, pengalaman, prestasi, kepemimpinan dan rekam jejak.

Bukan kedekatan.

Bukan kepentingan kelompok.

Dan bukan pula faktor nonprofesional lainnya.

Jangan Sampai Jadi Penonton

Menurut Ibrohim, Cilegon selama ini telah menjadi salah satu pusat industri strategis nasional. Kehadiran Krakatau Steel bahkan menjadi bagian penting dari identitas kota.

Namun, kondisi tersebut jangan sampai membuat SDM lokal hanya menjadi penonton di tengah perkembangan industri yang berlangsung di daerahnya sendiri.

“Jangan sampai talenta terbaik Cilegon-Banten hanya menjadi penonton di rumah industrinya sendiri,” tegasnya.

Ia menilai keterlibatan SDM lokal dalam posisi strategis harus ditempatkan dalam kerangka profesionalisme.

Artinya, siapa pun yang memenuhi standar harus diberikan kesempatan. Termasuk putra-putri Cilegon-Banten.

Sebaliknya, jika tidak memenuhi persyaratan, tidak perlu dipaksakan.

Ibrohim berharap RUPS LB PT Krakatau Steel tidak sekadar menjadi forum untuk mengganti atau mengisi kursi direksi.

Lebih dari itu, momentum tersebut diharapkan dapat menjadi langkah untuk memperkuat meritokrasi, profesionalisme, regenerasi kepemimpinan dan tata kelola perusahaan yang baik.

“Yang kami tuntut adalah kesempatan yang adil. Jika putra-putri Cilegon-Banten memiliki grade, kompetensi, integritas, pengalaman dan kapasitas yang memenuhi standar, maka berikan kesempatan yang sama untuk berkompetisi dan memimpin,” katanya.

Ia menegaskan, Krakatau Steel merupakan bagian dari perjalanan panjang Cilegon.

Karena itu, sudah waktunya putra-putri terbaik Cilegon-Banten tidak hanya menjadi bagian dari sejarah perusahaan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk ikut menentukan masa depannya.

Buka ruang bagi SDM Cilegon-Banten. Tegakkan meritokrasi. Ukur dengan kompetensi, bukan kedekatan. Sebab industri besar membutuhkan pemimpin terbaik, dari mana pun asalnya.

(Has/Red*)