SERANG, WILIP.ID – Warga RT 03 RW 21, Perumahan Taman Banten Lestari (TBL), Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, terus berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk memperbaiki jalan lingkungan mereka. Harapan itu bukan tanpa alasan: selama puluhan tahun, belum pernah sekalipun ada bantuan pembangunan jalan dari pemerintah.
Selama ini, warga mengandalkan swadaya. Mereka patungan untuk menambal jalan rusak, sekadar agar bisa dilalui dengan nyaman. Namun kini, upaya itu dirasa tak lagi cukup. Jalan sudah mulai rusak di berbagai titik, dan saat musim hujan, genangan air menjadi pemandangan sehari-hari.
“Beberapa bagian aspal sudah mengelupas. Kalau musim kemarau mungkin tak begitu kelihatan, tapi kalau hujan, air menggenang dan sangat mengganggu,” ujar Sidik, Ketua RT 03, kepada wartawan. “Kami pernah menambal dengan bahan seadanya, tapi ya… hasilnya hanya bertahan sebentar.”
Sidik mengaku, terakhir kali warga bergotong royong membangun jalan adalah sekitar tahun 2020. Kala itu, warga iuran selama hampir satu tahun untuk membangun satu gang kecil. Kini, dengan kondisi ekonomi yang berat, ia merasa memberatkan jika harus mengulangi hal serupa.
“Kalau harus iuran lagi rasanya berat. Banyak warga yang kondisi ekonominya pas-pasan,” ujarnya.
Meski demikian, bukan berarti lingkungan tersebut sama sekali tak pernah mendapat perhatian. Menurut Sidik, pada 2024 lalu, sempat ada bantuan pemasangan u-ditch (saluran drainase) dari Pemerintah Provinsi Banten melalui aspirasi anggota DPRD Provinsi. Namun bantuan itu belum menjangkau seluruh rumah.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas bantuan itu. Sangat bermanfaat. Tapi ya, jalan juga perlu diperbaiki,” katanya.
Hal senada disampaikan Asep Faturohman, warga lainnya. Ia menuturkan bahwa semangat gotong royong di lingkungan mereka masih kuat—mulai dari membersihkan saluran got hingga memperbaiki jalan. Tapi kali ini, harapan warga lebih besar: hadirnya pemerintah untuk turut ambil bagian.
“Pembangunan jalan itu butuh biaya besar. Kami hanya berharap Pemkot Serang bisa membantu agar lingkungan kami lebih nyaman dan aman dilalui,” ucapnya singkat.
Kini, warga Taman Banten Lestari hanya bisa menanti—semoga doa dan usaha mereka selama ini akhirnya mendapat jawaban.
(Red*)















