Tekan Harga Jelang Lebaran, Bazar Murah Ciwandan Ramai Pembeli

0-0x0-0-0#

CILEGON, WILIP.ID – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menggelar Bazar Ramadan murah sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok selama bulan suci. Kegiatan tersebut kali ini digelar di Kecamatan Ciwandan pada Selasa, 10 Maret 2026.

Staf Ahli Wali Kota Cilegon Bidang Sosial dan Kemasyarakatan, Andriyanti, mengatakan program bazar ini merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat, terutama kelompok rentan seperti yatim, janda, dan lansia.

“Pada kegiatan Bazar Ramadan ini, Pemerintah Kota Cilegon menyiapkan sekitar 100 paket sembako gratis untuk masyarakat yang membutuhkan. Target penerimanya adalah yatim, janda, serta para lansia,” kata Andriyanti di sela kegiatan.

Menurutnya, program ini tidak hanya melibatkan pemerintah daerah, tetapi juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak swasta seperti JAPAN, PT Rajawali, dan ABN yang ikut meramaikan bazar.

Ia menjelaskan, kegiatan bazar Ramadan ini digelar secara bergilir di delapan kecamatan di Kota Cilegon. Setiap kecamatan mendapatkan alokasi bantuan sembako gratis yang diharapkan mampu membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok menjelang Idulfitri.

“Bazar ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah. Harapannya dapat sedikit meringankan beban masyarakat di tengah kebutuhan yang biasanya meningkat saat Ramadan,” ujarnya.

Andriyanti juga mengimbau masyarakat agar tidak panik menghadapi fluktuasi harga bahan pokok.

“Pemerintah terus memantau perkembangan harga melalui tim pengendali inflasi daerah. Walaupun ada kenaikan, pemerintah berupaya agar tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Ciwandan Agus Aryadi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Cilegon atas penyelenggaraan bazar Ramadan di wilayahnya.

Menurut Agus, bazar murah menjadi langkah strategis pemerintah dalam menekan lonjakan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi menjelang Lebaran.

“Ketika permintaan meningkat di bulan Ramadan, harga bahan pokok biasanya ikut naik. Nah, bazar murah ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menekan lonjakan harga tersebut,” kata Agus.

Ia mencontohkan, sejumlah komoditas dijual dengan harga lebih murah dibandingkan pasar. Salah satunya minyak goreng yang dijual sekitar Rp39 ribu, sementara harga di pasaran mencapai sekitar Rp46 ribu.

“Selisihnya lumayan bagi masyarakat. Ini tentu sangat membantu,” ujarnya.

Selain minyak goreng, bazar juga menyediakan berbagai kebutuhan pokok lain seperti cabai, sayuran, gula, hingga tepung terigu dengan harga terjangkau.

Untuk bantuan gratis, pihak kecamatan telah menyalurkan 100 kupon sembako yang dibagikan kepada warga kurang mampu di enam kelurahan di wilayah Kecamatan Ciwandan.

“Kupon ini kami prioritaskan untuk janda lansia dan masyarakat berpenghasilan rendah. Mudah-mudahan tepat sasaran,” tambah Agus.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan bazar Ramadan yang digelar pemerintah sebagai alternatif berbelanja kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Salah satu warga Ciwandan, Juhriah, mengaku cukup terbantu dengan adanya bazar murah tersebut. Ia mengatakan harga sejumlah bahan pokok di bazar lebih murah dibandingkan di pasar atau pedagang keliling.

“Lumayan membantu. Misalnya bawang atau gula di sini lebih murah. Selisih seribu sampai lima ribu rupiah itu bagi ibu-ibu sangat berarti,” ujarnya.

Menurut Juhriah, bazar murah seperti ini sebaiknya digelar lebih sering karena sangat membantu masyarakat, terutama menjelang Lebaran ketika kebutuhan rumah tangga meningkat.

“Kalau bisa jangan cuma sekali. Kalau ada lagi tentu warga senang, karena harganya lebih ringan,” katanya.

Dengan adanya bazar Ramadan ini, Pemerintah Kota Cilegon berharap daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama bulan suci hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.

 

(Has/Red*)