Ketua LSM Gappura Semprot Pemkot Cilegon: “Telaga Rawaarum Terancam Rusak, Pemerintah ke Mana?”

CILEGON, WILIP.ID – Ketua LSM Gappura Banten, Husen Saidan, melontarkan kritik tajam terhadap Pemerintah Kota Cilegon yang dinilai lamban dan tidak serius menangani persoalan Telaga Situ Rawaarum, ikon wisata alam yang kini terancam rusak akibat persoalan lahan dan pencemaran.

“Ini ikon Cilegon, tapi pemerintah cuma bicara di belakang meja. Harusnya turun langsung!” tegas Husen, Senin (8/12/2025).

Husen menuduh Pemkot Cilegon menerbitkan sertifikat lahan pada 2020 tanpa validasi yang benar.

“Sertifikat tanpa validasi itu cacat hukum. Jangan asal teken, nanti jadi masalah hukum!” katanya.

Ia menegaskan luas Telaga Rawaarum yang awalnya 4,6 hektare kini membengkak menjadi 8,2 hektare, namun pemerintah justru dinilai tidak memahami riwayat kepemilikan kawasan tersebut.

Lebih keras lagi, Husen menyoroti pencemaran limbah rumah tangga yang semakin memperburuk kondisi telaga. Ia menyebut kebijakan OPD justru saling bertentangan.

“LH melarang limbah masuk telaga, tapi PUPR malah bikin saluran ke arah telaga. Ini lucu, satu kota tapi kebijakannya tabrakan!”

Husen mendesak pembangunan kanal limbah khusus serta pengerukan dan pemulihan ekosistem telaga sebelum kondisinya semakin memburuk.

Husen menyebut masyarakat sekitar sudah menjaga kawasan dari aktivitas mabuk dan tindakan asusila.

“Kami mau jadikan Rawaarum sebagai wisata keluarga dan religi. Jangan lagi ada mabuk, jangan ada maksiat. Pemerintah harus ikut menjaga!”

Ia bahkan mewacanakan pemasangan tiket gratis untuk seluruh warga ber-KTP Cilegon.

“Warga Cilegon harus masuk gratis. Itu harga mati. Yang bayar hanya fasilitas permainan dan kuliner!”

Husen menyebut Telaga Rawaarum punya tujuh mata air alami dan potensi wisata besar yang bisa mendongkrak PAD jika dikelola profesional. Namun tanpa keseriusan pemerintah, ia khawatir kawasan itu justru semakin rusak.

“Kami siap kolaborasi. Pemerintah harus berani buka data APBD dan rencana anggarannya. Kalau enggak serius, telaga ini bisa hilang!” tutupnya.

 

(Pis/Red*)