Resmi Terima SK DPP, Tohir Siap Nahkodai PPP Cilegon dan Pertahankan Lima Kursi DPRD pada Pemilu 2029

CILEGON, WILIP.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Cilegon resmi menerima Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) tentang susunan kepengurusan DPC PPP Kota Cilegon periode 2026–2031. SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPW PPP Provinsi Banten, Neng Siti Julaiha, pada Rabu (1/7/2026).

Ketua DPC PPP Kota Cilegon, Tohir, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan DPP kepada kepengurusan baru. Menurutnya, SK tersebut telah ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP PPP Muhammad Mardiono bersama Sekretaris Jenderal DPP PPP, sehingga menjadi landasan resmi bagi kepengurusan untuk menjalankan roda organisasi di Kota Cilegon.

“Alhamdulillah, hari ini kami telah menerima SK DPC PPP Kota Cilegon yang diserahkan langsung oleh Ketua DPW PPP Provinsi Banten. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab sesuai aturan dan mekanisme organisasi,” ujar Tohir.

Usai menerima mandat, Tohir mengaku akan segera mengonsolidasikan jajaran pengurus harian guna menyusun langkah strategis serta program kerja partai untuk lima tahun ke depan. Fokus utama kepengurusan adalah memperkuat struktur organisasi hingga tingkat akar rumput sebagai bekal menghadapi kontestasi politik mendatang.

Menghadapi Pemilu 2029, Tohir memasang target realistis namun optimistis. Ia menegaskan PPP Kota Cilegon akan mempertahankan raihan lima kursi DPRD yang telah diperoleh pada pemilu sebelumnya, bahkan berupaya meningkatkan jumlah kursi melalui kerja politik yang lebih terukur.

“Target kami minimal mempertahankan lima kursi yang sudah ada. Jika Allah menghendaki, tentu kami ingin menambah kursi pada Pemilu 2029. Yang terpenting seluruh kader bekerja bersama dan tetap solid,” katanya.

Tohir menegaskan seluruh kebijakan dan program DPC akan tetap mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai serta instruksi DPP. Menurutnya, kepengurusan yang baru harus menjadi contoh dalam menjaga disiplin organisasi dan membangun kepercayaan masyarakat.

Selain memperkuat organisasi, DPC PPP Kota Cilegon juga memiliki cita-cita untuk memiliki kantor sekretariat permanen sebagai pusat aktivitas partai. Keberadaan gedung milik sendiri dinilai penting sebagai simbol kemandirian dan penguatan kelembagaan PPP di Kota Cilegon.

“Ke depan kami akan berupaya bersama-sama agar PPP Kota Cilegon memiliki gedung DPC yang permanen dan menjadi rumah besar bagi seluruh kader,” ujarnya.

Dalam membangun kekuatan politik, Tohir memastikan komunikasi dan silaturahmi dengan Fraksi PPP maupun berbagai elemen masyarakat akan terus diperkuat. Menurutnya, sinergi menjadi kunci agar PPP semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan daerah.

Sementara itu, untuk memperkuat mesin partai hingga tingkat bawah, DPC PPP Kota Cilegon akan segera menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di seluruh kecamatan paling lambat tiga bulan setelah Musyawarah Cabang. Setelah itu, pembentukan dan penyegaran kepengurusan ranting juga akan dilakukan secara bertahap.

Evaluasi terhadap kepengurusan PAC akan menjadi bagian dari proses konsolidasi tersebut. Pengurus yang dinilai masih aktif dan produktif akan dipertahankan, sedangkan struktur yang kurang efektif akan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

“Kami akan melakukan evaluasi secara objektif. Mana yang masih aktif akan dipertahankan, sementara yang perlu diperbaiki akan dilakukan penyegaran sesuai kondisi di masing-masing wilayah,” tutup Tohir.

Dengan diterimanya SK kepengurusan periode 2026–2031, DPC PPP Kota Cilegon menandai dimulainya babak baru konsolidasi organisasi. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat soliditas internal, memperluas basis dukungan masyarakat, sekaligus mengantarkan PPP meraih hasil yang lebih baik pada Pemilu 2029.

(Has/Red*)