CILEGON, WILIP.ID – Komitmen dunia industri dalam mendukung program sosial Pemerintah Kota Cilegon kembali terlihat pada pelaksanaan Mudik Gratis 2026. Salah satunya datang dari PT Indo Raya Tenaga (IRT) yang turut ambil bagian dengan menyediakan satu unit bus berkapasitas 50 penumpang untuk mengantar pemudik menuju Purwokerto, Jawa Tengah.
Pelepasan rombongan mudik gratis tersebut berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Cilegon, Minggu (15/3/2026), bersamaan dengan keberangkatan puluhan armada bus lain yang membawa ribuan warga menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera.
Partisipasi PT IRT bukanlah yang pertama. Perusahaan pembangkit listrik yang mengelola proyek PLTU Jawa 9 & 10 itu secara konsisten hadir mendukung program mudik gratis yang digagas Pemerintah Kota Cilegon setiap tahunnya.
Humas PT IRT Indra mengatakan, dukungan tersebut merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya warga Cilegon yang ingin pulang ke kampung halaman saat momen Lebaran.
“Semoga bantuan yang diberikan PT IRT kepada pemudik jurusan Purwokerto, Jawa Tengah yang berdomisili di Kota Cilegon dapat bermanfaat. Kami berharap para pemudik diberikan kelancaran selama perjalanan, sampai tujuan dengan selamat, dan bisa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman,” ujar Indra.
Menurutnya, sebagai perusahaan yang baru saja beroperasi mengelola pembangkit listrik berkapasitas 2×1000 MW melalui proyek PLTU Jawa 9 & 10, PT IRT merasa memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat.
“Kami ingin menjadi bagian dari kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, salah satunya melalui dukungan pada program mudik gratis Lebaran ini,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Cilegon Robinsar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak industri yang turut mendukung program mudik gratis tahun ini.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci terselenggaranya program yang mampu mengakomodasi ribuan warga untuk pulang kampung tanpa harus terbebani biaya transportasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program mudik gratis ini. Tahun ini terdapat sekitar 50 unit bus yang diberangkatkan untuk mengangkut sekitar 2.300 pemudik menuju berbagai daerah tujuan,” kata Robinsar di hadapan jajaran pemerintah daerah, TNI, Polri, serta perwakilan perusahaan.
Robinsar menegaskan, tradisi mudik bagi masyarakat Indonesia bukan sekadar perjalanan pulang kampung, melainkan bagian penting dari budaya dan momentum mempererat hubungan keluarga.
“Mudik bukan sekadar perjalanan pulang ke kampung halaman, tetapi juga momentum mempererat tali silaturahmi dan melepas rindu bersama keluarga,” ujarnya.
Melalui program mudik gratis tahun ini, Pemerintah Kota Cilegon memfasilitasi masyarakat perantau yang berdomisili di Kota Cilegon agar dapat pulang ke daerah asalnya dengan lebih aman dan nyaman.
Adapun tujuan mudik gratis tahun 2026 mencakup sejumlah kota di Pulau Jawa dan Sumatera, di antaranya Palembang dan Padang untuk wilayah Sumatera.
Sementara untuk wilayah Jawa, rute utama meliputi Solo, Yogyakarta, Semarang, Wonogiri, Wonosobo, Purwokerto, Pekalongan, Bandung, Tasikmalaya hingga Lampung.
Sedangkan tujuan di Jawa Timur mencakup Surabaya, Lamongan, Blitar, dan Malang.
Dengan dukungan berbagai perusahaan industri seperti PT Indo Raya Tenaga, program mudik gratis ini tidak hanya menjadi fasilitas transportasi semata, tetapi juga simbol kuatnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat—terutama di momen sakral Lebaran yang selalu dinanti setiap tahunnya.
(Has/Red*)















