CILEGON, WILIP.ID – Atmosfer Ramadhan di Kota Baja bakal terasa lebih semarak. Kegiatan Pembukaan Syiar Ramadhan Al-Khairiyah resmi digelar pada hari ini Sabtu, 28 Februari 2026, bertepatan dengan 10 Ramadhan 1447 Hijriah, pukul 15.00 WIB, di Gedung Brigjend KH. Syam’un, Kampus Al-Khairiyah Citangkil, Kota Cilegon, Banten.
Mengusung tema “Ramadhan Membangun Insan Bermanfaat Bagi Umat”, agenda tahunan ini bukan sekadar seremoni pembukaan. Ia diposisikan sebagai momentum strategis memperkuat nilai spiritualitas, pendidikan, sekaligus pengabdian sosial yang menjadi ruh perjuangan Al-Khairiyah.
Sekretaris Panitia Syiar Ramadhan Al-Khairiyah, Ahmad Alawi, menegaskan kegiatan ini telah menjadi tradisi yang konsisten digelar setiap tahun.
“Acara ini merupakan agenda rutin tahunan, sekaligus menjadi wadah silaturahmi antar tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan,” ujar Alawi saat dikonfirmasi, Sabtu (28/2/2026).
Pembukaan Syiar Ramadhan tahun ini dipastikan akan dihadiri sejumlah tokoh penting, baik tingkat nasional maupun daerah. Di antaranya Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Gubernur Banten Andra Soni, serta Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo.
Hadir pula Rektor Universitas Al-Khairiyah Rafiudin, Ketua STIT Al-Khairiyah H. Ahmad Munji, Ketua Umum PB Al-Khairiyah KH. Ali Mujahidin, serta Ketua Majelis Syuro PB Al-Khairiyah KH. Mansyur Muchyiddin.
Kehadiran para tokoh ini dinilai mempertegas posisi Al-Khairiyah sebagai simpul strategis antara dunia pendidikan, ulama, dan pemerintah.
Syiar Ramadhan Al-Khairiyah tahun ini dirancang dengan sentuhan aksi nyata. Sejumlah program sosial akan disalurkan langsung kepada masyarakat dan lembaga pendidikan keagamaan.
Di antaranya bantuan dana untuk masjid, beasiswa pendidikan bagi siswa kurang mampu, bantuan serta perbaikan pesantren, hingga dukungan kesejahteraan bagi para asatidz pondok pesantren.
Langkah ini memperlihatkan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang ritual, tetapi juga tentang distribusi manfaat. Al-Khairiyah mencoba menghadirkan wajah Islam yang konkret: hadir, peduli, dan solutif.
Digelar di Gedung Brigjend KH. Syam’un, Kampus Al-Khairiyah Citangkil, Jalan H. Enggus Arya Nomor 01, Kota Cilegon, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi moral dan sosial.
Melalui Syiar Ramadhan, Al-Khairiyah menegaskan komitmennya membumikan nilai Islam rahmatan lil ‘alamin sekaligus mendorong kolaborasi antara unsur pendidikan, pemerintah, dan masyarakat.
Di tengah tantangan sosial dan ekonomi, Ramadhan dijadikan titik tolak membangun insan yang tidak hanya saleh secara personal, tetapi juga bermanfaat bagi umat dan bangsa.
Jika Ramadhan adalah bulan pembuktian, maka Syiar Ramadhan Al-Khairiyah adalah panggungnya.
(Pis/Red*)















