Silaturahmi PB Al Khairiyah dan MPR RI: Menyongsong Seratus Tahun Perjuangan Pendidikan dan Dakwah

JAKARTA, WILIP.ID – Pengurus Besar Al Khairiyah (PB Al Khairiyah) mengadakan pertemuan hangat dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI), Ahmad Muzani. Pertemuan ini berlangsung di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, dan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan serta membahas berbagai isu kebangsaan, pada Kamis, (17 April 2025).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PB Al Khairiyah, K.H. Ali Mujahidin, bersama Sekretaris Jenderal PB Al Khairiyah, H. Ahmad Munji, serta Dewan Syuro dan para pimpinan Perguruan Tinggi Al Khairiyah. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, yang menyambut baik inisiatif silaturahmi ini.

K.H. Ali Mujahidin mengungkapkan bahwa pertemuan ini bukan hanya sebagai ajang mempererat tali silaturahmi, namun juga untuk membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan kebangsaan. Beberapa isu yang menjadi topik pembicaraan di antaranya adalah pendidikan, agama, ekonomi, sosial politik, serta persiapan untuk peringatan Hari Lahir (Harlah) Al Khairiyah yang ke-100 pada 5 Mei 2025 mendatang.

“Alhamdulillah, kami dari PB Al Khairiyah dapat bersilaturahmi dengan Ketua MPR RI, Ahmad Muzani. Semoga ke depannya, kami dapat terus bersinergi dengan MPR RI untuk mewujudkan kebaikan bersama,” ujar K.H. Ali Mujahidin dengan penuh semangat.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi dan konsistensi Al Khairiyah dalam mempertahankan pendidikan dan dakwah sebagai bagian dari kontribusi besar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Mencapai usia seratus tahun bukanlah hal yang mudah, namun Al Khairiyah telah menunjukkan keteguhan dalam mempertahankan pendidikan dan dakwah. Semoga kedepannya, organisasi ini tetap istiqomah dan konsisten dalam membangun generasi yang cerdas dan berakhlak mulia,” ujar Muzani dengan harapan yang tinggi.

Selain itu, Ahmad Muzani juga menyatakan komitmennya untuk mendukung rencana peringatan Harlah Al Khairiyah yang akan diselenggarakan di Citangkil, Kota Cilegon, pada 5 Mei 2025. Jika tidak ada halangan, ia berencana untuk hadir dalam acara tersebut dan memberikan dukungan secara langsung.

Peringatan Harlah ke-100 ini merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah Al Khairiyah, yang telah berkontribusi dalam pendidikan dan dakwah selama lebih dari satu abad.

Dalam usia yang terbilang matang, Al Khairiyah terus berupaya untuk menjadi pelopor dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjaga warisan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para pendirinya.

(Red*)