CSR PT LCI Saat Iduladha: Lebih dari Sekadar Bantuan Sosial

CILEGON, WILIP.ID – Di tengah semarak persiapan Iduladha 1446 Hijriah, langkah sosial PT LCI menuai apresiasi luas. Perusahaan ini dinilai tidak sekadar menunaikan kewajiban, melainkan menunjukkan komitmen nyata dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar lewat program Corporate Social Responsibility (CSR).

Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah penyaluran bantuan sembako serta hewan kurban—kambing dan sapi—kepada warga di sekitar wilayah operasional mereka, khususnya yang terdampak langsung oleh aktivitas perusahaan. Dokumentasi kegiatan ini turut dipublikasikan, sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban publik.

Respons positif datang dari berbagai pihak, termasuk akademisi sekaligus pengusaha muda asal Cilegon, Ayat S, yang juga menjabat CEO APIK Group. Dalam keterangannya kepada Jurnalis wilip.id, Ayat menyebut langkah PT LCI sebagai bentuk kepedulian korporasi yang patut dicontoh.

“Kami terharu dan berterima kasih atas kesadaran sosial PT LCI. Ini bukan sekadar memberi bantuan, tapi wujud nyata perhatian perusahaan terhadap masyarakat sekitar,” ujar Ayat, Jumat (6/6/2025).

Menurut Ayat, kegiatan sosial semacam ini bukan hanya soal pencitraan. Lebih dari itu, ini adalah bentuk nyata dari tanggung jawab sosial yang idealnya melekat dalam setiap aktivitas korporasi, terlebih di daerah yang sedang berkembang pesat seperti Kota Cilegon.

Namun Ayat tak berhenti pada pujian. Ia menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan agar CSR tak berhenti sebagai ritual tahunan, melainkan menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

“Yang sudah baik, kita dorong untuk terus ditingkatkan. Yang masih kurang, harus kita perbaiki bersama,” ujarnya.

Dalam pandangan Ayat, sinergi antara korporasi dan masyarakat di Cilegon mulai menunjukkan arah yang lebih positif. Ia optimistis bahwa iklim investasi di kota industri ini bisa tumbuh lebih sehat bila didukung oleh kepedulian sosial yang tulus dan berkelanjutan.

“Kami berharap hubungan antara perusahaan dan masyarakat, juga seluruh stakeholder, dibangun atas dasar saling menghormati dan berorientasi pada kemaslahatan bersama,” tutupnya.

Langkah PT LCI ini menjadi cerminan bahwa tanggung jawab sosial bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan panggilan moral. Di tengah derasnya arus investasi, kepedulian sosial adalah fondasi utama agar pembangunan ekonomi tak kehilangan wajah kemanusiaannya.

 

 

(Elisa/Red*)