MALANG, WILIP.ID – Gunung Kawi kembali menjadi pusat perhatian publik. Kawasan wisata religi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, ini mendadak viral setelah media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah foto yang diklaim sebagai daftar biaya pesugihan.
Unggahan tersebut sontak memicu rasa penasaran warganet. Benarkah Gunung Kawi masih identik dengan praktik mencari kekayaan secara instan? Atau hanya mitos yang terus hidup dari cerita turun-temurun?
Sejak lama, Gunung Kawi memang dikenal lekat dengan berbagai kisah mistis. Mulai dari cerita pesugihan, mitos Pohon Dewandaru yang dipercaya membawa rezeki, tradisi Ciam Si yang diyakini sebagian orang sebagai petunjuk keberuntungan, hingga kisah ritual yang dikaitkan dengan makhluk gaib.
Namun di balik cerita yang berkembang, Pesarean Gunung Kawi sejatinya merupakan tempat ziarah yang setiap hari didatangi masyarakat untuk berdoa dan memanjatkan harapan. Cerita tentang keberhasilan sejumlah pedagang dan pengusaha usai berziarah kemudian berkembang menjadi berbagai mitos yang terus dipercaya sebagian kalangan.
Lantas, bagaimana dengan foto daftar biaya yang viral itu?
Pihak pengelola Pesarean Gunung Kawi memberikan penegasan. Mereka menyatakan bahwa foto tersebut bukan daftar tarif pesugihan, melainkan daftar biaya perlengkapan selamatan dan nazar yang digunakan dalam kegiatan ziarah sesuai tradisi yang berlaku di kawasan tersebut.
Fenomena ini menjadi bukti bahwa media sosial mampu menghidupkan kembali cerita-cerita lama yang sarat misteri. Di tengah derasnya arus informasi, publik diingatkan untuk membedakan antara fakta, tradisi, dan mitos yang berkembang di masyarakat.
Jadi, menurut Anda, Gunung Kawi benar-benar menyimpan misteri, atau semua ini hanyalah cerita yang terus hidup dari generasi ke generasi?
(Has/Red*)















