SERANG, WILIP.ID – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah menggelar dialog terbuka dengan Perkumpulan Urang Banten (PUB) di Rumah Makan Pondok Rempah, Jalan Sochari, Kota Serang, Minggu (29/6/2025). Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum diskusi strategis untuk kemajuan pembangunan Provinsi Banten.
Dalam acara yang dihadiri para tokoh masyarakat dan cendekiawan dari berbagai latar belakang itu, Dimyati menekankan pentingnya kekompakan dan semangat kebersamaan di antara masyarakat Banten.
“Orang Banten harus kompak, silih asah, silih asih, dan silih asuh,” ujar Dimyati dalam sambutannya.
Menurutnya, rasa memiliki terhadap daerah harus tumbuh di setiap individu. Masyarakat Banten diharapkan aktif berkontribusi membangun daerahnya, mulai dari desa hingga tingkat provinsi.
“Kami di Pemprov Banten mendorong pembangunan dari akar rumput. Pembangunan harus dimulai dari desa,” katanya.
Wagub juga mengungkapkan bahwa tingkat kemandirian fiskal Provinsi Banten saat ini menjadi yang tertinggi di Indonesia, dengan rasio mencapai sekitar 70 persen. Capaian tersebut, lanjutnya, perlu didukung dengan tata kelola yang baik dan partisipasi publik yang kuat.
“PUB punya banyak tokoh intelektual. Kami harap ada masukan-masukan strategis dari PUB agar Banten bisa melangkah lebih maju,” ucap Dimyati.
Lebih jauh, ia berharap Perkumpulan Urang Banten dapat menjadi pionir dalam merawat kebersamaan serta mendorong kontribusi pemikiran demi kemajuan Banten.
“Kebersamaan para tokoh ini sangat penting, karena bisa mencegah konflik dan memperkuat solidaritas,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PUB Taufiqurrahman Ruki menjelaskan bahwa organisasi yang ia pimpin bersifat inklusif dan terbuka untuk siapa saja yang peduli terhadap Banten—baik yang berasal dari etnik Banten, berdomisili, maupun yang telah lama mengabdi di provinsi ini.
“Kami tidak eksklusif. PUB adalah rumah bersama bagi siapa saja yang ingin ikut mendorong kemajuan Banten,” kata Ruki.
Ia juga menegaskan komitmen PUB untuk membantu pemerintah dalam mengidentifikasi dan memberdayakan potensi daerah.
“Banyak sumber daya yang bisa digali. PUB siap bersinergi dengan Pemprov untuk membangun Banten,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, di akhir acara Wakil Gubernur A Dimyati Natakusumah menerima cinderamata berupa kartu anggota PUB dan sebilah golok Banten—simbol budaya dan penghormatan khas masyarakat Banten.
(Has/Red*)















